Provinsi Bangka Belitung Ternyata Belum Bebas Banjir


Mobil dinas Wakil Bupati Bangka Tengah, Provinsi Bangka Belitung, Patrianusa Sjahrun terseret arus saat meninjau sejumlah titik banjir di Kecamatan Koba dan Lubuk Besar. Aun, teknisi mobil dinas Patrianusa merk Avanza Veloz BN 2803 CZ mengabarkan, Sabtu (7/2/2015), bahwa mobil dinas orang nomor dua di Bangka Tengah itu terseret arus banjir di ruas jalan menuju Lubuk Lingkuk.

“Air cukup tinggi meluap hingga ke badan jalan, mobil bapak memaksa untuk menerobos sehingga akhirnya terseret beberapa meter,” ujarnya. Namun, kata dia, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu karena mobil cepat diselamatkan dari dorongan air.

“Mobil tenggelam hingga membenamkan hampir seluruh mesin, akibatnya mesin mati total dan tidak bisa dihidupkan lagi,” ujarnya. Patrianusa Sjahrun bersama tim penanggulangan bencana berupaya menuju titik banjir di Kecamatan Lubuk Besar. Puluhan rumah warga dan fasilitas umum, di antaranya sekolah, tempat ibadah dan fasilitas lainnya terendam banjir. Ruas jalan raya menuju Lubuk Besar juga terendam banjir dengan ketinggian air mencapai satu meter.

Informasi sementara yang diperoleh di lapangan, dua kecamatan yaitu Koba dan Lubuk Besar dilanda banjir akibat tingginya curah hujan sepanjang Jumat (6/2/2015) dan Sabtu.

Terendam
Puluhan desa dan ratusan rumah di dua kecamatan itu dilaporkan terendam banjir. Ketinggian air dilaporkan mencapai leher orang dewasa, Sabtu siang. Kemarin, banjir menyebabkan aktivitas warga lumpuh total. “Pagi tadi daerah jembatan Lubuk Lingkuk sangat parah, ketinggian air mencapai satu meter. Ada beberapa kendaraan yang sempat hanyut akibat derasnya air banjir,” ujar Aris, seorang warga yang melintas di ruas jalan terkena banjir.

Ia mengatakan, banjir cukup parah terjadi di Desa Lubuk Lingkuk akibat hujan terus mengguyur dalam dua hari ini. “Selain itu, banjir juga dipicu meluapnya air dari kolong bekas penambangan bijih timah di desa ini, kendati hujan sudah berhenti namun ketinggian air malah bertambah karena luapan dari kolong,” ujarnya.

Sementara itu, sejumlah warga di desa tersebut terus berupaya mengamankan barang berharga dan perabotan rumah tangga dari ancaman banjir.

Sebagian warga sudah dievakuasi ke rumah penduduk terdekat yang tidak terkena hantaman banjir bandang tersebut.

Terpantau, titik yang terendam banjir khusus di Koba yakni Jalan By Pass Koba, Kantor Kelurahan Padang Mulya, Jalan Tanjung Langka, Jalan raya Desa Nibung.

Sedangkan di Lubuk Besar, banjir melanda jalan raya Desa Kulur tepatnya daerah jembatan, ujung Desa Perlang, daerah jembatan Rangau Dusun Nadi, depan SMA 1 Lubuk Besar. Selain itu, di daerah jembatan Lubuk Lingkuk yang sampai saat ini airnya masih meluap.

Tim penanggulangan bencana kabupaten dan provinsi sudah mendirikan tenda darurat untuk membantu korban bencana banjir itu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s