Banjir Di Jalan Letjen Suprapto Cempaka Putih Gagal Disedot Karena Tidak Ada Tempat Buang Airnya


Sudin Pemadam Kebakaran Jakarta Pusat ikut turun tangan mengatasi banjir di Jalan Letjend Suprapto, Cempaka Putih. 1 Unit mobil pemadam kebakaran telah tiba di kawasan tersebut, tepatnya di depan kampus Universitas Yarsi. Namun petugas masih belum melakukan penyedotan air. Mereka kebingungan ke mana akan membuang air yang disedot.

“Mau dibuang ke mana. Kalinya penuh semua,” kata salah seorang petugas pemadam kebakaran, Andi di Jl Letjend Suprapto, Jakarta Pusat, Senin (9/2/2015). Menurut Andi, Kali Sunter yang berada tak jauh dari lokasi tersebut telah meluap. Sehingga jika pihaknya tetap melakukan penyedotan akan sia-sia.

“Di mana-mana banjir. Jadi percuma mau disedot, nggak bisa buangnya,” tutupnya. Genangan di jalur lambat Jalan Letjend Suprapto mencapai 40 centimeter. Kendaraan tak dapat melintas di ruas tersebut. Pihak kepolisian mengarahkan para pengendara untuk melintas melalui jalur Bus Trans Jakarta. Lalu lintas di Jalan Letjend Suprapto di kedua arah padat merayap.

Hujan yang tidak berhenti sejak semalam menyebabkan banjir tinggi di daerah Jl Cempaka Putih Tengah, Jakarta Timur. Banjir tersebut juga menutup akses ke Rumah Sakit Islam Jakarta. “Banjir di depan RSI tinggi sekali. Kami ketakutan akhirnya putar balik. Tidak bisa masuk sampai depan Rumah Sakit,” kata Febri yang hendak mengantarkan putranya sekolah di belakang komplek RSI, Senin (9/2/2015) pukul 09.33 WIB.

Menurut Febri, jalan masuk bagian tengah RSI tertutup banjir yang lebih tinggi. Banyak warga dan pedagang kaki lima meminta dirinya dan pengendara lainnya untuk mundur atau putar arah. “Adik saya sampai keluar dan masuk ke area banjir karena banyak mobil yang nekat masuk padahal saya mau putar balik,” tambah Febri yang melihat air sudah sampai sebetis kaki orang dewasa.

“Saya dapat kabar dari pihak sekolah kalau rumah-rumah kawasan Cempaka Putih Tengah tidak kena banjir namun terkepung banjir dari segala arah”, ungkap Febri yang kemudian membatalkan niat mengantar sekolah anaknya. Selain Jakarta Barat dan Utara, titik-titik banjir juga tampak di Jakarta Timur. Kendaraan tetap bisa melintas pelan-pelan. Pantaua, Senin (9/2/2015) pukul 10.00 hingga 11.00 WIB, genangan 30-40 cm sudah terlihat di Jl DI Panjaitan dan Jl Raya Bekasi Cakung tepatnya di depan Pasar Cakung. Underpass Pasar Gembrong juga terganang air sehingga kendaraan yang melintas tak bisa terlalu melaju kencang.

Di depan gedung Badan Narkotika Nasional (BNN), Cawang, juga ada genangan setinggi 30 cm. Di Jl Raya Bogor tepatnya di lampu merah HEK ada genangan setinggi 40 cm, pengendara diimbau untuk berhati-hati karena jalanan dalam kondisi licin. Sementara itu, di Manggarai perbatasan antara Pondok Gede dan Jakarta juga terdapat genangan. Ketinggian air di pintu air Manggarai hingga pukul 11.00 WIB setinggi 770 cm dengan status siaga 3.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s