Perbedaan Banjir Besar Jakarta Dari Tahun Ke Tahun


Banjir 2015 – Sampai 10 Februari 2015 (Gubernur Basuki atau Ahok)
Luas genangan: 12 kelurahan dengan 53 RW
Titik banjir : 107 titik (tertinggi)

Debit air : Sampai pukul 12:00 10 Februari 2015
Katulampa : 50 cm (Siaga IV)
Depok : 135 cm (Siaga IV)
Karet : 610 cm (Siaga 1)
Sunter Selatan : 270 cm (Siaga 1)
Waduk Pluit : 145 cm (Siaga 1)

Curah hujan : Pukul 07.00 8 Februari 2015 sampai pukul 07.00 9 Februari 2015 (titik terbesar)
– Bogor : intensitas ringan 0,1-5 mm/jam
– Depok : intensitas sedang 5-10 mm/jam
– Ciganjur : intensitas lebat 10-20 mm/jam
– Kebayoran Baru : intensitas lebat 10-20 mm/jam
– Kelapa Gading : intensitas lebat 10-20 mm/jam
– Tomang, Kemayoran, Pulomas, Manggarai : : intensitas sangat lebat
Kerugian materi :
Korban: 1 tewas
Pengungsi: 14.163 (sampai 10 Februari 2015)

Banjir 2013 (Gubernur Fauzi Bowo)
Luas genangan: 41 km2 di Jakarta, 124 kelurahan

Debit air:
Katulampa 210 cm (Siaga I)
Manggarai 1.030 cm (Siaga I)

Curah hujan:
Jakarta 100 mm per hari
Bogor 22-75 mm per hari

Kerugian
Materi: Rp 15 triliun
Korban: 12 tewas

Pengungsi: 33.500 orang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s