Penumpang Lion Air Yang Delay Membludak … Penumpang AirAsia Terpaksa Pindah Terminal


Ratusan penumpang yang masih tertahan di Terminal 3 Bandar Udara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, berimbas kepada penumpang Air Asia. Penerbangan internasional Air Asia terpaksa harus pindah konter check in. “Penumpang Air Asia dengan destinasi luar negeri dipindahkan ke Terminal 2 untuk check in,” kata juru bicara Indonesia Air Asia, Malinda Yasmin, saat dihubungi Jumat, 20 Februari 2015.

Menurut Malinda, penumpang yang kena imbas adalah penumpang dengan tujuan Jakarta-Kuala Lumpur, Jakarta-Bangkok, dan Jakarta-Singapura. Namun, mereka masih tertahan di Terminal 3 karena persiapan konter check in Terminal 2 belum selesai. “Untuk sementara masih diusahakan check in di Terminal 3, nanti kami yang akan bawa mereka ke Terminal 2,” kata dia.

Selain itu, ada beberapa keberangkatan Air Asia yang terpaksa tertunda. Penerbangan domestik tersebut adalah QZ7556 Jakarta-Yogyakarta (waktu keberangkatan 05.50 WIB, tertunda 158 menit), QZ7510 Jakarta-Denpasar (waktu keberangkatan 06.00 WIB, tertunda 130 menit), QZ7680 Jakarta-Surabaya (waktu keberangkatan 07.20 WIB, tertunda 90 menit). Dia mengatakan saat ini seluruh penerbangan tersebut sudah diberangkatkan.

Adapun penumpang Lion Air dengan berbagai tujuan keberangkatan masih memenuhi Terminal 3 Soekarno-Hatta. Mereka adalah penumpang yang telantar mulai dari kemarin hingga hari ini. Berdasarkan pantauan, Kementerian Perhubungan ikut turun mengurai keruwetan tersebut. Direktur Keamanan Penerbangan Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Yurlis Hasibuan sudah berada di Terminal 3 untuk berdiskusi dengan Lion Air, Angkasa Pura II, dan ratusan penumpang.

Akibat delay berkepanjangan dari maskapai Lion Air di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, pemerintah hari ini langsung memeriksa kesiapan sejumlah pesawat Lion Air. “Ini kami mau periksa. Itu, kok, banyak pesawat Lion yang parkir?” kata Muzaffar Ismail, Direktur Keselamatan dan Kelaikan Pesawat Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, sambil menunjuk ke arah apron Terminal 3 Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, Jumat, 20 Februari 2015.

Berdasarkan pantauan, terdapat sembilan pesawat Lion yang saat ini sedang terparkir di apron Terminal 3. Muzaffar mengaku ingin memeriksa kelaikan terbang pesawat-pesawat tersebut. Menurut Muzaffar, pemeriksaan itu sekalian dilakukan karena ada tiga pesawat Lion terkena foreign object damage (diduga burung), enam pesawat juga sedang masuk perawatan, dan satu pesawat rusak. Kondisi tersebut menjadi penyebab delay berkepanjangan sejak Rabu, 18 Februari 2015.

Sebelumnya, Direktur Umum PT Lion Mentari Airlines (Lion Air) Edward Sirait menjelaskan, akibat dua pesawat Lion rusak kena obyek asing pada Rabu pagi, 18 Februari 2015, sejumlah jadwal penerbangan Lion hingga kemarin mengalami keterlambatan. “Ada dua pesawat kena foreign object damage Rabu pagi kemarin. Rentetannya sampai hari ini (Kamis),” kata Edward saat dihubungi, Kamis, 19 Februari 2015.

Menurut Edward, akibat serangan benda asing itu, sejumlah komponen pesawat harus diganti. Selain itu, ada enam pesawat yang sedang dalam perawatan. Akibatnya, total ada sekitar 1.200 penumpang yang terkena dampak dari keterlambatan atau penundaan keberangkatan maskapai tersebut.

Penumpukan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta karena kacaunya penerbangan maskapai Lion Air masih terjadi hingga pagi ini. Ribuan penumpang yang menumpuk di Terminal IA, B, dan Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta menunggu kepastian untuk diterbangkan. “Kondisinya masih penuh sesak. Ribuan penumpang masih memenuhi terminal keberangkatan 1A, B, dan 3,” ujar Manajer Senior Pelayanan Bandara Soekarno-Hatta Andika Nuryaman.

Belum terurainya masalah penumpukan penumpang ini, menurut Andika, karena jadwal penerbangan Lion Air belum normal. Sejak tadi malam hingga pagi ini, kata Andika, para penumpang pesawat tujuan Kalimantan, Padang, Jambi, Banjarmasin, Semarang, Solo, Yogyakarta, Bali, dan Lombok masih tertahan di Soekarno-Hatta. “Kalau semalam dari enam flight yang delay, baru satu penerbangan ke Surabaya yang diberangkatkan pukul 06.45 tadi,” kata Andika.

Andika mengakui situasi di Terminal IA tadi malam hingga dinihari nyaris tidak terkendali karena penumpang pesawat marah dan menyandera petugas Lion Air. “Ratusan penumpang yang telah berjam-jam menunggu minta kepastian untuk terbang. Karena tak dapat informasi yang jelas, mereka marah, melawan petugas dan polisi, serta menyandera petugas,” katanya. Amarah penumpang tujuan Surabaya itu mulai surut sekitar pukul 3 dinihari ketika pihak Lion Air menyampaikan bahwa mereka akan diterbangkan pukul 06.45.” Sudah terbang,” kata Andika.

Namun masih banyaknya penerbangan yang delay membuat ruang tunggu, ruang check-in, dan lobi di Terminal IA dan B, serta Terminal 3 penuh sesak. “Karena banyaknya penumpang yang menunggu, jadi cukup mengganggu layanan lainnya,” kata Andika. Ini berdampak pada kenyamanan pengguna jasa bandara lainnya. “Kami berusaha menenangkan para penumpang dengan memberikan makan dan minuman,” katanya. Manajer Humas dan Protokol Bandara Soekarno-Hatta menambahkan, ruang check-in penumpang Lion Air dibatasi dengan tali agar tidak mengganggu proses check-in penerbangan maskapai lainnya. “Sekarang lebih tertib,” katanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s