3 Sukhoi TNI AU Mendarat Di Bandara Ngurah Rai Untuk Kawal Terpidana Mati Duo Bali Nine


Di Base Ops Lapangan Udara Ngurah Rai, Bali, masih disiagakan tiga pesawat Sukhoi SU-30MKI yang mendarat pada Minggu (21/2/2015) kemarin dari Lanud Makassar, Sulawesi Tengah. Kedatangan di Bali disebut untuk pengamanan wilayah menjelang pemindahan terpidana mati duo “Bali Nine”, Myuran Sukumaran dan Andrew Chan, dari Lapas Kerobokan menuju Lapas Nusakambangan.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari Danlanud Ngurah Rai Bali Kolonel Penerbang Sugiarto Prapto Waluyo. “Bapak masih rapat. Nanti saja ya. Saya tidak berwenang memberikan komentar soal pesawat,” kata salah satu petugas, Senin (23/2/2015). Hingga menjelang siang ini, Base Ops Lanud Ngurah Rai terlihat dijaga ketat. Pintu gerbang menuju Kantor Base Ops yang biasanya dibuka saat ini ditutup dengan penjagaan berlapis. Begitu pun pintu gerbang samping Base Ops menuju landasan juga disiagakan personel TNI AU.

Puluhan personel TNI berpakaian loreng hijau terlihat di sekitar Base Ops. Namun, sampai berita ini ditayangkan, belum ada kejelasan dari pihak terkait. Tiga jenis Sukhoi SU-30MKI yang saat ini bertahan di Lanud Ngurah Rai beregistrasi TS-3007b, TS-3003c, dan TS-3004d. Dua pesawat Hercules juga sempat singgah di Ngurah Rai, tetapi telah kembali ke Jakarta dan Yogyakarta.

Tiga pesawat Sukhoi SU-30MKI yang diterbangkan dari Lapangan Udara Sultan Hasanuddin Makassar mendarat di Bandara Ngurah Rai, Bali, Minggu (22/2/2015). Kini ketiga pesawat tempur buatan Rusia itu terparkir di lapangan base Ops Lanud Ngurah Rai. Ketiga pesawat itu disiapkan terkait pengamanan pemindahan dua terpidana mati kelompok “Bali Nine’ Myuran Sukumaran dan Andrew Chan. “Ya, tadi pagi tiba. Tiga pesawat Sukhoi dari Lanud Hasanuddin. Untuk pengamanan pemindahan Bai Nine,” ungkap sumber Kompas.com, di Tuban, Badung, Bali, siang tadi.

Ketiga pesawat Sukhoi yang mendarat sekitar pukul 9.53 Wita itu tercatat memiliki nomor registrasi TS-3007b, TS-3003c, dan TS-3004d. Selain ketiga pesawat tersebut, juga disiagakan sebuah helikopter Colibri. Dalam waktu yang hampir bersamaan juga datang dua pesawat Hercules yang membawa kru pesawat. Kedua pesawat itu kini sudah meninggalkan Bali. Pesawat Hercules A1319 kembali ke Halim Perdanakusuma, Jakarta, dan A1317 berangkat menuju Yogyakarta.

Menurut sumber tersebut, tiga Sukhoi dan helikopter Colibri tetap berada di Bandara Ngurah Rai untuk menunggu perintah lanjutan. Seperti yang sempat dikatakan Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, Momock Bambang Samiarso, pemindahan Myuran dan Andrew akan segera dilakukan. Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan sudah siap menampung mereka untuk segera dieksekusi.

“Ya sabar saja, kita menunggu kesiapan Lapas Nusakambangan, secepatnya,” kata Momock saat berkunjung di Lapas Kerobokan beberapa hari lalu. Belum ada penjelasan resmi mengenai jenis pesawat yang akan digunakan untuk mengangkut terpidana mati “Bali Nine”, Myuran Sukumaran dan Andrew Chan, dari Lapas Kerobokan ke Nusakambangan.

Namun, Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, Momock Bambang Samiarso, menegaskan bahwa ada perubahan rencana pesawat angkut yang akan digunakan. Meski demikian, Momock masih ogah mengungkapkan jenis pesawat yang dimaksud. “Untuk pesawat angkutnya mengalami perubahan (dari rencana semula). Nanti, ini baru kita koordinasikan kembali, tapi tetap melalui jalur udara,” katanya, Senin (23/2/2015).

Awalnya, sesuai rencana, duo “Bali Nine” itu akan dibawa menggunakan pesawat komersil carteran, seperti Lion Air dan Garuda Indonesia. Ketika ditanyai kemungkinan pesawat Sukhoi SU-30MKI yang diterbangkan dari Lapangan Udara Sultan Hasanuddin Makassar ke Bandara Ngurah Rai, Momock tetap ogah buka mulut.

“Ditunggu saja, kita masih koordinasi. Sedianya kan pekan kemaren, tapi karena Lapas Nusakambangan belum siap, jadi belum bisa dipindah. Bisa jadi pekan ini, ya tunggu saja, secepatnya, saya mau secepatnya,” tambahnya.

Hari ini, Kejaksaan Tinggi Bali melakukan koordinasi dengan pihak terkait seperti Pemerintah Provinsi Bali yang diwakili Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta dan pihak TNI di Makorem 163/Wirasatya Bali. Hasil dari koordinasi ini tidak disampaikan kepada media karena masih akan kembali dilakukan pertemuan lagi untuk mendapatkan keputusan bersama mengenai pemindahan dua terpidana mati “Bali Nine”.

Tiga pesawat tempur Sukhoi SU-30MKI yang bermanuver di udara membuat alarm mobil-mobil yang diparkir di sekitar Base Ops Lanud Ngurah Rai berbunyi. Banyak orang berhamburan ke jalan depan bandara untuk melihat bagaimana Sukhoi menunjukkan kegagahannya. “Wuihhh dasyat. Mobil-mobil sampai bunyi alarmnya. Keras banget suaranya,” kata Wayan Ar, salah satu pegawai di bandara yang ikut menyaksikan manuver pesawat buatan Rusia itu, Senin (23/2/2015).

Seperti diberitakan, tiga Sukhoi tersebut akan berada di Bali selama seminggu dalam rangka Operasi Tangkis Sergap 15 untuk pengamanan udara di perbatasan Indonesia Timur. Berdasarkan informasi yang dihimpun Kompas.com, hal ini juga menyusul rencana eksekusi dua terpidana mati duo “Bali Nine”, Myuran Sukumaran dan Andrew Chan.

Personel yang ikut dalam operasi ini berjumlah 57 orang, termasuk tujuh penerbang. “Sesuai dengan perintah, kita melaksanakan kegiatan selama tujuh hari, akan melakukan pantauan di wilayah selatan sampai ke NTT dan perbatasan Nusa Tenggara Timur,” kata Komandan Lanud Ngurah Rai, Kolonel Penerbang Sugiarti Prapto Waluyo.

Sukhoi SU-30MKI tiba di Bali sejak Minggu kemarin dengan nomor registrasi TS-3007b, TS-300c, dan Ts-3004d. Kehadiran tiga Sukhoi tersebut juga disertai sebuah helikopter Colibri. Hingga saat ini, pesawat tempur itu belum bisa didekati oleh awak media yang ingin mengambil gambar. Larangan terkait alasan keamanan. Pihak Lanud Ngurah Rai berjanji akan memberikan akses masuk bandara bagi awak media untuk mengambil gambar lain waktu, sebelum ketiga pesawat itu kembali dikandangkan di Lanud Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s