Diajak Bisnis Batu Akik, Seorang Janda Muda Ini Malah Disekap dan Diperkosa Selama Sebulan


Seorang janda muda berinisial DO mengaku menjadi korban penyekapan ES alias Keong, 34 tahun, hingga sebulan. Selama dalam penyekapan, perempuan berusia 24 tahun ini mendapat ancaman dan diperlakukan tidak senonoh oleh tersangka. “Saya suka sujud minta ampun sehabis diajak bercinta secara paksa” kata perempuan asal Sukabumi, Jawa Barat, itu kepada Tempo di kantor Kepolisian Resor Kota Depok, Selasa, 24 Maret 2015.

Menurut Do, ia terbujuk rayuan Keong karena sempat diajak berbisnis batu akik di Kota Depok, Jawa Barat. Ia pertama kali mengenal Keong di Bogor pada 19 Februari 2015. Pertemuan tersebut berawal dari isiniatif adik DO yang pernah memiliki hubungan pertemanan dengan tersangka. Sejak pertemuan itu, DO mengklaim langsung dibawa oleh Keong ke Hotel Uli Arta di kawasan Cibinong, Jawa Barat.

Modus tersangka mengajak korban berbisnis batu akik di Kota Depok dengan perjanjian bahwa barang dagangan berupa batu akik disediakan korban dan Jeng hanya menyediakan tempat atau kios untuk berdagang. Keong diketahui beralamat di Ratu Jaya, Pancoran Mas, Depok. Alih-alih sukses berbisnis batu akik, Keong malah menyekap DO selama sebulan di rumah kontrakan di sekitar Pancoran Mas.

Di awal perkenalan, Keong tak menunjukkan perlakuan kasarnya. Sehari setelah korban meminta untuk dipulangkan ke Sukabumi, Keong mengancam dan memperlihatkan sepucuk pistol. DO mengatakan, ia beberapa kali dipaksa berhubungan intim untuk melampiaskan hasrat Keong dalam kurun waktu satu bulan itu. Seandainya ia menolak, Keong langsung membawa DO ke rel kereta api pada dini hari sebagai ancaman.

“Saya dikasih makan, kadang saya disuruh masak, kadang juga saya beli. Tapi saya enggak boleh mengobrol sama orang tuanya,” kata DO. Aparat Kepolisian berhasil mengeluarkan korban ketika menerima telepon dari DO, Senin, 23 Maret 2015, sekitar pukul 21.00. Saat itu tersangka sedang membeli makanan di warung. Seketika itu pula polisi langsung melakukan penggerebekan di tempat kejadian perkara.

Seorang janda muda berinisial DO mengaku menjadi korban penyekapan ES alias Keong, 34 tahun, selama sebulan. Menurut perempuan asal Sukabumi itu ia terbujuk rayuan Keong karena sempat diajak berbisnis batu akik di Kota Depok, Jawa Barat. “Saya sering diancam oleh tersangka setiap kali mau minta pulang,” kata perempuan berusia 24 tahun itu kepada Tempo di Kepolisian Resor Kota Depok, Selasa, 24 Maret 2015.

DO menjelaskan, ia baru pertama kali mengenal Keong di Bogor pada 19 Februari 2015. Pertemuan mereka berawal dari isiniatif adik DO yang pernah memiliki hubungan pertemanan dengan tersangka. Modus tersangka mengajak korban berbisnis batu akik di Kota Depok dengan perjanjian bahwa barang dagangan berupa batu akik disediakan korban dan Jeng hanya menyediakan tempat atau kios untuk berdagang.

Sejak pertemuan itu, DO mengklaim langsung dibawa oleh Keong ke Hotel Uli Arta di kawasan Cibinong , Jawa Barat. Keong diketahui beralamat di Pancoran Mas, Depok. DO menduga tersangka anggota salah satu organisasi kemasyarakatan di Kota Depok. Alih-alih berbisnis, Keong malah menyekap DO selama sebulan di sebuah rumah kontrakan di kawasan Pancoran Mas.

“Saya dikasih makan, kadang saya disuruh masak, kadang juga saya beli. Tapi saya enggak boleh mengobrol sama orang tuanya,” kata DO. Aparat Kepolisian berhasil mengeluarkan korban ketika menerima telepon dari DO, Senin, 23 Maret 2015, sekitar pukul 21.00. Saat itu tersangka sedang membeli makanan di warung. Seketika itu pula polisi langsung melakukan penggerebekan di tempat kejadian perkara.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s