Jalan Tol Cikampek-Palimanan Sepanjang 116 Km Sudah Beroperasi


Keberadaan tol baru Cikampek-Palimanan sepanjang 116 km, membuat Jakarta hingga Brebes, tersambung tol tanpa henti. Jalan Raya Pejagan-Ketanggungan hingga pertigaan Pejagan-Brebes (Jalan Pantura) Jawa Tengah, selama ini menjadi simpul kemacetan berat khususnya saat musim mudik Lebaran

Ketua Asosiasi Tol Indonesia (ATI) Fatchur Rohman mengatakan, beroperasinya tol Cikampek-Palimanan pada musim mudik tahun ini akan disambut oleh masyarakat, karena ingin merasakan tol baru ini. Masyarakat juga ingin menghindari jalur Pantura Cikampek-Indramayu-Cirebon, yang selama ini jadi langganan macet.

Tol Jakarta-Cikampek akan menjadi penghubung dengan tol Palimanan-Kanci, yang terhubung dengan tol Kanci-Pejagan. Biasanya zona kemacaten kendaraan di kawasan ini terjadi di pintu keluar Tol Kanci-Pejagan, yaitu Jalan Raya Pejagan-Ketanggungan. “Dengan adanya tol Cikampek-Palimanan memang akan ada penumpukan di Brebes,” kata Fatchur.
Kendaraan yang akan keluar tol harus menghadapi tumpukan kendaraan di pertigaan yang mengarah ke Brebes dan Purwokerto. Selain itu, khusus kendaraan yang akan ke Brebes-Semarang, harus melintasi pertigaan Pejagan-Brebes yang merupakan jalur utama Pantai Utara Jawa (Pantura).

Lokasi pertigaan ini juga diperparah dengan lintasan kereta api yang berada persis di titik pertigaan Pejagan-Brebes. Sumber kemacaten di kawasan ini juga belum berakhir, karena pasar tumpah di Pantura juga punya peran.

“Tapi pilih mana, tol nggak ada atau ada tol tapi ada tumpkan di Brebes? Ini kan karena network (Tol Trans Jawa) belum selesai, idealnya tol dibangun bersama sampai ke Semarang (Pejagan-Pemalang, Pemalang-Batang, dan Semarang Batang), sampai Solo nyambung, jadi tumpukan di Brebes berkurang,” katanya

Ia memperkirkan, penumpukan kendaraan memang akan semakin parah saat musim mudik nanti di kawasan ini. Namun di sisi lain, kawasan Cikampek-Purwakarta-Subang, yang selama ini menjadi zona merah kemacetan relatif akan lebih longgar. “Sekarang ini kan belum nyambung, jadi yang sekarang yang sumpek di kendaraan itu di Cikampek, kalau sudah nyambung yang sumpek itu di Brebes,” katanya.

Kondisi ini harus diterima oleh masyarakat, akibat rangkaian tol Trans Jawa belum tersambung seluruhnya. Namun positifnya, keberadaan tol Cikampek-Palimanan akan mendorong ruas tol lainnya yang belum terbangun seperti Pejagan-Pemalang, Pemalang-Batang, dan Semarang Batang “Bagaimana pun ini yang terbaik dan tol baru harus dibuka. Semoga dibukanya tol Cikampek-Palimanan, pemerintah terangsang melakukan pembebasan lahan tol lainnya,” katanya.

Lewat tol Cikampek-Palimanan ini, berarti dari Jakarta hingga Brebes, Jawa Tengah akan terhubung dengan tol tanpa putus.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s