Lagi … Lion Air Delay 4 Jam dan Penumpang Terlantar Di Bandara Ngurah Rai Bali


Sekitar 200 penumpang Lion Air tujuan Denpasar-Jakarta terlantar di Bandara Ngurah Rai, Bali. Tanpa alasan yang jelas pesawat mereka diganti dan jadwalnya dimundurkan hingga 4 jam. Berdasarkan keterangan salah seorang penumpang, Ahmad Fadli, awalnya pesawat yang akan ia tumpangi adalah JT33 dengan jadwal penerbangan pukul 18.15 WITA. Akan tetapi pesawatnya kemudian ditukar dengan JT25.

“Jadwal penerbangan JT25 yaitu jam 20.00 WITA. Tapi kemudian ada pemberitahuan bahwa jadwal penerbangan jadi jam 22.00 WITA,” jelas Ahmad, saat dihubungi, Rabu (15/4/2015) malam sekitar pukul 20.00 WIB. Pengumuman pergantian jadwal tersebut disampaikan pihak bandara melalui pengeras suara. Saat Hafid bertanya langsung ke petugas bandara, ia memperoleh keterangan bahwa pesawat JT25 belum sampai di Denpasar.

“Katanya ada masalah di Jakarta. Ini baru dikasih kompensasi snack. Kalau dari pihak Lion belum ada konfirmasi apapun,” tutur Ahmad. “Bagaimana kinerja Pak Jonan ini kok ngawasin begini saja tidak bisa?”

Dua penerbangan Lion Air di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, mengalami delay dan pembatalan. Penumpang marah-marah karena tak mendapat kejelasan. Dua penerbangan itu jurusan Makassar-Jakarta dan Makassar-Bau Bau. Pesawat yang mengangkut penumpang ke Jakarta harusnya berangkat pukul 11.00 WITA, namun hingga pukul 16.00 WITA pesawat belum juga diterbangkan.

“Delay 5 jam, tapi belum ada penjelasan apa-apa dan belum dapat kompensasi,” kata Khalid salah satu penumpang Lion Air yang mengirimkan foto, Senin (30/3/2015). Terlalu lama menunggu tanpa ada kejelasan membuat para penumpang marah dan meminta agar petugas Lion Air memberikan penjelasan akan nasib mereka.

“Banyak yang marah-marah ke petugas Lion Air. Mereka menunggu 5 jam, ada beberapa yang dipindahkan ke penerbangan lain, tapi penuh dan ada yang tidak terangkut,” kata Khalid. Khalid sendiri merupakan penumpang Lion Air jurusan Bau-Bau, dia harusnya terbang dari Makassar ke Bau-Bau pukul 16.00 WITA. Namun saat check ini, petugas memberitahukan jika penerbangan ke Bau-Bau batal. “Petugasnya bilang tidak terbang karena tidak dapat izin,” ucap Khalid.

Khalid menyayangkan sikap Lion Air yang tetap menjual tiket ke penumpang, padahal mereka tidak bisa melayani penerbangan. “Kenapa dijual tiketnya,” ucapnya. Khalid mengatakan banyak informasi simpang siur soal kejelasan penerbangan ke Bau-Bau. Ada yang bilang penerbangan dibatalkan ada juga yang mengatakan penerbangan delay dan pesawat baru tiba di Makassar pukul 17.30 WITA. “Tapi pesawat nggak mungkin terbang malam, soalnya di Bau-Bau tidak bisa terima kalau landing malam,” kata Khalid.

Untuk penerbangan ke Bau-Bau pihak Lion Air sudah menawarkan 3 pilihan untuk penumpang. Pertama diberangkatkan besok pagi dengan pesawat Lion Air yang lain, kedua refund, ketiga terbang dengan pesawat Garuda esok hari. Para penumpang juga akan diinapkan di hotel. “Ada penumpang yang tetap maksa diterbangkan hari ini, soalnya kegiatan mereka kan malam. Kalau terbang besok sudah telat,” ucap Khalid. Hingga kini para penumpang masih berkerumun di dekat counter check in bandara. Mereka menunggu kabar kepastian nasibnya.

Pesawat Lion Air diduga mengalami masalah saat mendarat di Bandara Syamsudin Noor, Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Pesawat itu diderek oleh mobil bandara untuk parkir. “Pesawatnya ada di ujung landasan pacu lama, nggak parkir-parkir, saya pikir ada trouble,” ujar Arya pembaca pasangmata.com kepada detikcom, Sabtu (28/3/2015) pukul 01.35 WIB.

Arya mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.00 WITA. Dia melihat pesawat tersebut berada di ujung landasan pacu sekitar 30 menit hingga akhirnya diderek pukul 01.30 WITA. Arya sendiri sedang melintas di jalan raya sekitar bandara. Dia melihat pesawat itu dari luar bandara dengan jarak pandang sekitar 100-150 meter.

“Lampu di pesawatnya mati, lalu ditarik mobil bandara,” imbuhnya. Kondisi cuaca di sekitar bandara memang sebelumnya hujan deras. Arya menduga pesawat yang baru landing itu tergelincir karena landasan yang licin. “Mungkin cuaca buruk, karena di sini hujan deras,” tuturnya. Hingga diderek dengan mobil bandara, tidak ada penumpang yang keluar dari pesawat. Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan dari pihak Lion Air maupun dari Bandara Syamsuddin Noor. Pihak bandara belum bisa dihubungi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s