PT MNC Infrastructure Dinilai Default Dalam Perbaiki Jalan Tol Kanci Pejagan


Badan Pengatur Jalan Tol memberikan waktu 90 hari kepada PT MNC Infrastructure untuk memperbaiki jalan tol Kanci-Pejagan. Kepala Badan Pengatur Jalan Tol, Achmad Gani Gazali, mengatakan pengelola ruas tol tersebut, PT MNC Infrastructure, dinyatakan default alias cidera janji karena banyak kerusakan di jalan tol itu.

“Kami minta dibongkar agar laik operasi. Batasnya 90 hari. Sekarang sudah lewat sekitar satu bulan,” kata Achmad saat meninjau lokasi pekerjaan jalan Tol Cikampek-Palimanan, Sabtu 4 April 2015. Achmad meminta pengelola jalan Tol Kanci-Pejagan untuk melakukan perbaikan, seperti menambah lapisan jalan (overlay). Yang penting, kata dia, kualitas berkendara di jalur itu kembali bagus agar pengelola tol memenuhi standar pelayanan minimum.

Jika pengelola tidak berhasil dalam memenuhi standar dalam waktu 90 hari, BPJT akan menutup jalur tol tersebut atau membebaskan pengguna dari tarif tol. Direktur Utama PT SMR, Irmawanto Soekamto, mengatakan perbaikan Jalan Tol Kanci-Pejagan terus dilakukan, bahkan sudah dilakukan sejak kali pertama ruas tol tersebut berpindah tangan dari PT Bakrieland Development kepada MNC Infrastructure.

“Ruas tol tersebut memang banyak kerusakan saat serah terima. Sejak awal, ruas tersebut mengalami perbaikan secara terus menerus,” kata Irmawanto, Kamis 8 April 2015. (PT SMR: Tol Kanci-Pejagan Rusak Sejak Awal) Tol Kanci-Pejagan merupakan bagian dari salah satu dari ruas tol trans Jawa yang membentang dari Merak hingga Banyuwangi. Tol yang membentang dari Kota Cirebon hingga Brebes ini mempunyai panjang 35 kilometer.

PT Semesta Marga Raya membantah tudingan yang menyebutkan pihaknya cedera janji karena lemah dalam mengawasi dan menangani kerusakan ruas Jalan Tol Kanci-Pejagan. Menurut Direktur Utama PT SMR Irmawanto Soekamto, perbaikan terus-menerus dilakukan, bahkan sudah sejak pertama kali ruas jalan tol tersebut berpindah tangan dari PT Bakrieland Development ke MNC Infrastructure.

“Ruas tol tersebut memang banyak kerusakan saat serah-terima. Sejak awal, ruas tersebut mengalami perbaikan secara terus-menerus,” kata Irmawanto, Kamis, 9 April 2015. Buktinya, pada akhir 2013, sebagai badan usaha jalan tol, PT SMR telah diizinkan untuk menaikkan tarif karena dinilai telah memenuhi standar pelayanan minimum (SPM) yang sudah ditentukan. Meskipun demikian, Irmawanto mengaku pihaknya sulit memenuhi ketentuan standar pelayanan minimum yang telah ditetapkan karena kondisi fisik ruas Jalan Tol Kanci-Pejagan yang rusak berat.

“Kami sendiri bertanya, seharusnya konstruksi ruas tol ini bisa bertahan sampai puluhan tahun, tapi mengapa baru serah-terima sudah begitu banyak kerusakan?” kata Irmawanto. Seperti diketahui, Jalan Tol Kanci-Pejagan diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 26 Januari 2010, setelah PT Adhi Karya sebagai kontraktor menyelesaikan pembangunan fisiknya. Namun, setahun kemudian, ruas jalan tol ini ramai diberitakan mengalami kerusakan parah yang mengakibatkan sejumlah warga melakukan aksi menutup akses jalan tol tersebut.

Pada Januari 2012, PT SMR tidak diizinkan menaikkan tarif tol karena kondisi ruas Jalan Tol Kanci-Pejagan dinilai belum memenuhi standar pelayanan minimum. Baru pada Desember 2013 kenaikan tarif dapat dilakukan di ruas jalan tol sepanjang 35 kilometer itu.

PT SMR memohon maaf atas ketidaknyamanan para pengguna ruas Jalan Tol Kanci–Pejagan. Saat ini, Irmawanto melanjutkan, PT SMR sedang melakukan upaya hukum untuk mencari keadilan terkait dengan apa yang sebenarnya menjadi penyebab kerusakan ruas Jalan Tol Kanci-Pejagan.

“Saya yakin kebenaran akan terbukti. Kita semua tahu ruas jalan tol ini sudah rusak berat sejak awal. Jadi kita tunggu saja siapa yang sebenarnya bertanggung jawab atas kerusakan ini semua,” kata Irmawanto.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s