Puncak Arus Mudik Bandara Soekarno-Hatta Diperkirakan H -2


PT Angkasa Pura II (Persero) atau AP II memperkirakan puncak arus mudik lebaran 2015 di Bandara Soekarno-Hatta terjadi pada H-2 atau Rabu (15/7) dengan estimasi jumlah penumpang yang terbang dari Cengkareng sebanyak 193.754 orang. Sementara itu arus balik tersibuk di bandara terbesar di Indonesia itu diperkirakan terjadi pada H 5 atau Kamis (23/7) dengan jumlah penumpang pesawat sebanyak 197.701 orang.

Direktur Utama AP II Budi Karya Sumadi mengatakan selama H-7 sampai H 7 musim libur lebaran tahun ini, Bandara Soekarno-Hatta diyakini bakal melayani pergerakan penumpang sebanyak 2,71 juta orang. “Jumlah tersebut naik 2 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 2,66 juta orang,” ujar Budi seperti dikutip dari keterangan pers, Jumat (3/7).

Guna menjamin kenyamanan penumpang pesawat, AP II membuka tiga posko Angkutan Lebaran yaitu Posko Utama di Terminal 1, lalu posko di Terminal 1B Keberangkatan dan Terminal 2F. Di posko tersebut, Budi menempatkan petugas data statistik bandara sebanyak 25 orang, lalu petugas terminal operation services sebanyak 30 orang, pramuka siaga umum sebanyak 87 orang, petugas sentra operasi terminal sebanyak 22 orang, kemudian petugas informasi sebanyak 63 orang dan dari aviation security atau avsec sebanyak 306 orang.

Di samping itu, AP II juga menempatkan sebanyak 36 orang petugas customer service mobile di setiap terminal guna melayani dan membantu pemudik apabila menemui kesulitan selama di bandara. “Petugas customer service mobile ini berkeliling di seluruh terminal untuk memberikan bantuan secara cepat atas keluhan, pertanyaan, atau kesulitan yang dialami pemudik selama di bandara,” jelas Budi.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan saat memimpin Upacara Siaga Angkutan Lebaran 2015 di Soekarno-Hatta pagi tadi meminta setiap instansi yang ada di bandara dapat meningkatkan koordinasi dalam melayani para penumpang pesawat. “Soekarno-Hatta ini mewakili sekitar 60 persen lalu lintas angkutan udara di Indonesia, sehingga bandara ini menjadi patokan. Kalau bandara ini baik saat angkutan Lebaran, maka secara keseluruhan koordinasi di bandara-bandara lainnya juga baik,” kata Jonan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s