Rute Light Rail Transit (LRT) Di Jakarta


Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana membangun Light Rail Transit (LRT) yang berputar-putar di Ibu Kota. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menargetkan pembangunannya bisa dimulai tahun ini. Saat ini, Pemprov DKI masih mengurus segala keperluan proyek LRT tersebut, mulai dari aspek hukum hingga pembiayaan. Keberadaan LRT di Jakarta dinilai sudah mendesak di tengah kemacetan yang luar biasa.

rute LRT Jakarta

LRT adalah alat transportasi massal berbasis rel, sama seperti kereta api yang konstruksinya lebih ringan. Jenis kereta ringan ini banyak digunakan di berbagai negara Eropa dan Amerika, bahkan di negara tetangga, seperti Singapura dan Kuala Lumpur. Berikut ini tujuh koridor alias rute LRT yang diusulkan Pemprov DKI seperti dikutip dari dokumen LRT Pemprov DKI.

Kebayoran Lama-Kelapa Gading (21,6 km)
Tanah Abang-Pulo Mas (17,6 km)
Joglo-Tanah Abang (11 km)
Puri Kembangan-Tanah Abang (9,3 km)
Pesing-Kelapa Gading (20,7 km)
Pesing-Bandara Soekarno-Hatta (18,5 Km)
Cempaka Putih-Ancol (10 km).

Selain LRT usulan Ahok, akan dibangun juga koridor Cibubur-Cawang-Grogol oleh pemerintah pusat yang menugaskan konsorsium PT Adhi Karya Tbk (ADHI). Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) pagi tadi dipanggil Presiden Jokowi untuk membahas proyek kereta ringan atau Light Rail Transit (LRT) di Jabodetabek. Ahok mengatakan, Jokowi meminta dibentuk badan khusus yang menangani transportasi.

“Kita bahas bangun LRT sama kereta cepat, tapi kalau kereta cepat kita nggak terlalu pusing ya karena itu urusan (pemerintah) pusat. Tapi yang penting presiden ingin Badan Otoritas Transportasi Jabodetabek (Land Transportation Authority) harus segera dibentuk. Itu sudah 3 bulan tanda tangan dan sampai ke meja presiden,” terang Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

Tujuan dari didirikannya Land Transportation Authority tersebut agar dapat mempercepat pembangunan LRT. Menurut Jokowi, transportasi kereta di kota-kota besar harus diprioritaskan pembangunannya. Selain itu, dalam rapat tersebut juga dibahas pengintegrasian moda transportasi LRT dengan KRL Commuter Line Jabodetabek. Untuk itu, luas rel kereta yang disetujui Ahok pun berubah menjadi 1.067 meter persegi. “Kita sudah putuskan juga LRT kita itu terintegrasi dengan kereta yang lain termasuk lebarnya kita putuskan yang 1.067 meter persegi, bukan 1.435 meter persegi untuk yang LRT,” lanjutnya.

Ahok menyebut pemerintah telah menunjuk PT Hutama Karya untuk membangun LRT. Nantinya, penugasan tersebut akan diberikan melalui Peraturan Presiden (Perpres). Rencananya, pembangunan tersebut menggunakan dana dari perusahaan terlebih dulu. Setelah pembangunannya rampung, maka sarana dan prasarananya akan dibeli oleh pemerintah. “Presiden juga akan keluarkan Perpres bahwa kita boleh dengan preseden hukum yang dulu, karena pemerintah menunjuk Hutama Karya untuk pembangunan jalan tol kalau dibeli kembali pemerintah,” terang Ahok.

“Tentu melalui proses tender, kita akan membangun dan menunjuk BUMD atau BUMN untuk membangun, nanti dibeli kembali dengan harga appraisal dan lelangnya juga sudah diikuti appraisal. Jadi ini yang mesti disiapkan Perpres,” sambung Ahok. Selain itu, mantan Bupati Belitung Timur tersebut juga menyetujui usulan Menhub Ignasius Jonan untuk perluasan Stasiun Gambir. Namun dia tidak merinci lebih jelas lagi mengenai peruasan tersebut seperti apa. “Kita juga sudah bilang ke Menhub juga misalnya perluasan Gambir, kita juga setuju kasih,” pungkasnya.

Hadir dalam rapat di Istana Merdeka pagi tadi antara lain Menko Perekonomian Sofyan Djalil, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Menteri BUMN Rini Soemarno, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani, Dirut Adhi Karya dan Dirut Jakarta Propertindo.

Pembangunan sarana transportasi massal di Jakarta harus disegerakan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta siap membangun Light Rail Transit (LRT) yang siap berputar-putar di Ibu Kota. Ada tujuh koridor atau rute yang diusulkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dibangun untuk LRT Jakarta. Lihat daftar rute di sini.
ua dari tujuh koridor tersebut akan didahulukan pembangunannya, yaitu Kebayoran Lama-Kelapa Gading sepanjang 21,6 km dan Kelapa Gading-Kemayoran-Pesing-Bandara Soekarno-Hatta sepanjang 39,2 km.

“Dua rute tersebut diprioritaskan agar dapat membantu memudahkan transportasi atlet saat Asian Games 2018,” sebut Dokumen Usulan MRT Pemprov DKI yang didapat. Selain LRT usulan Ahok, akan dibangun juga koridor Cibubur-Cawang-Grogol oleh pemerintah pusat yang menugaskan konsorsium PT Adhi Karya Tbk (ADHI).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s