Jonan Tak Layani Izin Rute Baru 13 Maskapai Bermodal Negatif


Sebanyak 13 maskapai penerbangan bermodal negatif terancam sulit mendapatkan izin rute baru. Menteri Perhubungan Ignasius Jonan dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu, 5 Agustus 2015, menyebutkan maskapai itu adalah Badan Usaha Angkutan Niaga Berjadwal dan 10 lainnya Badan Usaha Angkutan Udara Niaga Tidak Berjadwal.

Badan Usaha Angkutan Niaga Berjadwal, di antaranya Cardig Air, Tri MG Intra Asia dan Indonesia Airasia. Adapun Badan Usaha Niaga Tidak Berjadwal, di antaranya Air Pasifik Utama, Ersa Eastern Aviation, Eastindo Services, Asialink Cargo Airlines, Tri MG Intra Asia, Transwisata Prima Aviation, Hevilift Aviation Indonesia, Asian One Air dan Survai Udara Penas. Jonan mengatakan, saat ini maskapai tersebut tidak diizinkan untuk mengajukan rute baru. Mereka diberikan tenggat hingga 30 September untuk memenuhi syarat kepemilikan modal sebelum dicabut setifikat operator penerbangan (AOC). “Kami akan melakukan review (pengkajian) apabila nanti tidak bisa memenuhi, kita cabut AOC-nya,” katanya.

Menteri Jonan menambahkan, bagi maskapai ekuitas negatif harus melengkapi persyaratan akta notaris (legalisir), surat persetujuan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (legalisir), surat keterangan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) (untuk Penanaman Modal Asing), laporan keuangan setelah perubahan/ penanaman modal yang diaudit.

“Maskapai-maskapai ini seluruhnya telah mengirimkan surat untuk memenuhi komitmen tersebut sampai September,” katanya. Menurut Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 18 Tahun 2015 Tentang Kewajiban Penyampaian Laporan Keuangan oleh Badan Usaha Angkutan Udara Niaga menyebutkan laporan keuangan wajib dilaporkan setiap tahun paling lambat akhir April tahun berikutnya.

Untuk tahun ini, seharusnya diserahkan 30 Juni, namun terus diberikan toleransi hingga 30 September dengan melapirkan surat pernyataan untuk memenuhi komitlen tersebut. Jonan mengatakan pihaknya tidak akan memberikan bantuan kepada maskapai untuk memberikan modal namun akan mengkaji rencana bisnis (business plan) maskapai-maskapai tersebut.

“Perusahaan bisa mengkonversikan utang menjadi saham agar modalnya positif, seperti Batik Air, terserah upayanya seperti apa, apakah akan menghilangkan rute yang kurang menguntungkan, yang jelas untuk mengajukan rute baru enggak bisa,” katanya. Laporan keuangan periode satu tahun yang diserahkan harus sudah diaudit oleh kantor akuntan publik. Laporan keuangan harus memuat sekurang-kurangnya laporan posisi keuangan akhir periode, laporan laba rugi komprehensif selama periode, perubahan ekuitas selama periode dan catatan atas laporan keuangan.

Laporan keuangan mesti dibuat mengacu pada format standar akuntansi keuangan dan dapat dikembangkan sesuai kebutuhan. Mata uang dalam laporan keuangan adalah mata uang dengan pernyataan standar akuntansi keuangan yang berlaku dan dibuat dengan menggunakan Bahasa Indonesia.

Maskapai yang tidak mematuhi aturan tersebut, akan mendapat sanksi administratif berupa pengumuman kepada publik melalui situs Kementerian Perhubungan, denda administratif, pemberitahuan kepada Pusat Laporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) atau pembekuan dan/atau pencabutan izin usaha angkutan udara.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s