Kronologi Hilangnya Pesawat Trigana Air Di Papua Beserta Daftar Penumpangnya


Pesawat milik PT Trigana Air Service jenis ATR 42 dengan nomor registrasi PK-YRN dan nomor penerbangan IL-257 hilang kontak dalam penerbangan Jayapura-Oksibil, Minggu (16/8/2015). Pesawat yang membawa 54 orang, terdiri dari 5 kru dan 49 penumpang, itu tengah menerbangi rute Jayapura-Oksibil. Berdasarkan informasi yang diterima, pesawat lepas landas pada pukul 14.22 WIT dari Bandara Sentani, Jayapura, dengan tujuan Bandara Oksibil, dan diperkirakan tiba di Oksibil pada pukul 15.04 WIT.

Pada pukul pukul 15.00 WIT, pihak menara Bandara Oksibil coba melakukan kontak dengan pesawat, tetapi tidak ada jawaban. Pada pukul 15.30 WIT, pesawat ATR PK YRR dengan pilot Kapten Agus terbang menuju lokasi sekitar hilangnya kontak pesawat Trigana di Ambisibil. Namun, Kapten Agus tidak menemukan obyek. Pada pukul 17.25 WIT, pesawat PK YRR mendarat di Bandara Sentani dengan hasil nihil karena cuaca di daerah Ambisibil sudah gelap.

Di Bandara Oksibil tidak ada stasiun meteorologi sehingga informasi cuaca hanya disampaikan secara visual lewat petugas menara Bandara Oksibil. Lokasi kontak terakhir dengan pesawat ini diperkirakan di sekitar Ambisibil. Saat ini, koordinasi dan persiapan sedang dilaksanakan oleh personel Badan SAR Nasional (Basarnas) Kabupaten Jayapura untuk proses pertolongan pada Senin besok.

Berikut nama kru dan penumpang dari manifes pesawat di Bandara Sentani, Jayapura:
Kapten: Hasanudin
Kopilot: Ariadin
Teknisi: Mario
Pramugari: Ika N dan Dita A

Penumpang:
1. Endah Mustika Sari
2. La Boni
3. Yulita Kalakmabin
4. Manuella Uropmabin
5. Markus Kalakmabin
6. Oskar Mangonto
7. Menakem Mote
8. Yosia Mote
9. Agustinus Luarmase
10. Dewa Putu Raka
11. MN Aragae
12. Yustinus Hurulean
13. La Ode M
14. Wa Ode Suriana
15. Yohanis Kiabra
16. Yunus Setamanggi
17. Supriyani
18. Pariem
19. Ardono/Hikmad
20. Yundriadi
21. Susilo
22. Utopdana Hosea
23. Asirun
24. Amran
25. Musvia
26. Wengdepen Bamulki
27. Esap Aruman
28. Piter
29. Surya
30. Thenus Babingga
31. Natikonop Ireneus
32. Marusaha Sitorus
33. Armaita
34. Epi Ardi
35. Eki Kimki
36. Kepi Deal
37. Petrus Tekege
38. Kasipmabin Engel Bertus
39. Milka Kakyarmabin
40. Ewelin Uropmabin
41. Theo Stiben Kalakmabin
42. Yusran
43. Egenio Dilam
44. Emilia Gobay
45. Ronald Dilam
46. Alimdam Yawan
47. Methodius DK
48. Marselino DK
49. Valerin

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menyatakan, pihaknya akan menurunkan bantuan dalam pencarian pesawat Trigana Air yang hilang kontak pada Minggu (16/8/2015). Gatot hingga kini tak mau berspekulasi bahwa pesawat tersebut telah jatuh. “Kalau lost contact (LC), ya. LC saja. Belum tahu jatuh atau tidak. Jangan bilang jatuh,” kata Gatot di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta, Minggu. Dia menyatakan, TNI akan siap membantu, dan saat ini koordinasi sudah dilakukan antara TNI Angkatan Udara dan Kementerian Perhubungan.

“Tentu tanpa disuruh juga siap ya. Koordinasinya Angkatan Udara dan (Kementerian) Perhubungan,” imbuh Gatot. Pesawat Trigana Air bertipe ATR 42 dengan kode registrasi PK-YRN diketahui hilang kontak pada Minggu pukul 14.55 WIT. Pesawat dengan rute Sentani-Oksibil itu seharusnya mendarat sekitar pukul 15.16 WIT. Namun, hingga waktu yang dijadwalkan, pesawat itu tidak juga mendarat.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal (Pol) Badrodin Haiti mengungkapkan, pesawat yang diterbangkan oleh Kapten Hasanudin itu diduga jatuh di kawasan pegunungan. Pesawat itu membawa 54 orang dengan rincian 44 penumpang dewasa, 2 anak usia di atas lima tahun, 3 anak balita, dan 5 kru. Badan SAR Nasional (Basarnas) telah berkoordinasi dengan kantor Basarnas Jayapura untuk melakukan pencarian terhadap pesawat itu.

Pesawat Trigana Air PK-YRN hilang kontak dalam penerbangan dari Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, menuju Bandara Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Minggu (16/8/2015). Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Patrige Renwarin mengatakan, pesawat buatan ATR yang mengangkut 49 penumpang dan 5 kru ini hilang kontak sekitar pukul 14.55 WIT.

“Pesawat dengan nomor penerbangan ILl 267 berangkat dari Bandara Sentani pukul 14.22 WIT dan dijadwalkan tiba di Bandara Oksibil pada pukul 15.15 WIT. Namun, sekitar pukul 14.55 WIT, Tower Bandara Oksibil informasikan pesawat hilang kontak,” kata Patrige melalui telepon selulernya. Kepolisian Resor Pegunungan Bintang dan petugas Bandara Oksibil masih melakukan koordinasi untuk mengetahui kondisi terakhir pesawat yang dipiloti Kapten Hasanudin dengan kopilot Aryadin.

encarian pesawat Trigana Air yang hilang kontak di Papua dipastikan dilakukan pada Senin (17/8/2015). “Karena tidak mungkin tim SAR itu ke lokasi malam ini, jadi besok akan turun,” ujar Kepala Polri Jenderal (Pol) Badrodin Haiti saat dihubungi. Namun, Badrodin menegaskan bahwa dalam peristiwa kecelakaan pesawat, kewenangan berada di Badan SAR Nasional (Basarnas). Saat ini, polisi di Polda Papua tengah berkoordinasi dengan tim Basarnas. “Kami (polisi) hanya back up saja. Saat ini, tim kami dari Polda Papua sedang berkoordinasi dengan Basarnas untuk bantu pencarian,” ujar dia.

Sejauh ini, Badrodin memastikan hanya akan menurunkan personel dari Polda Papua untuk mendukung upaya pencarian oleh Basarnas. Namun, jika dibutuhkan, pihaknya akan menerjunkan tambahan personel dari Jakarta. Badrodin mengatakan, perkiraan lokasi dari keberadaan pesawat yang jatuh itu telah diketahui. Namun, lokasi tersebut belum dijangkau. Ia berharap proses pencarian esok hari tidak menemui kendala. “Kalau sudah ketemu lokasinya, tentu lebih mudah. Kita berdoa saja yang terbaik,” lanjut Badrodin.

Pesawat ATR dari Trigana Air dengan nomor penerbangan IL 267 dilaporkan hilang kontak dalam penerbangan Jayapura-Oksibil, Minggu siang. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Papua Komisaris Besar Patrige, Minggu di Jayapura, mengatakan, pihaknya mendapat informasi bahwa pesawat membawa 49 penumpang. Pilot pesawat adalah Kapten Hasanudin. Ia didampingi kopilot bernama Aryadin dan awak kabin mekanik bernama Mario, serta pramugari bernama Ika dan Dita. Pesawat tersebut terbang dari Jayapura sejak pukul 14.22 WIT. Penerbangan Jayapura-Oksibil biasanya membutuhkan waktu 55 menit. Pesawat yang diterbangkan Kapten Hasanudin seharusnya tiba di Oksibil pada pukul 15.15 WIT. Namun, pesawat hingga kini belum mendarat.

Pihak Trigana Air mendapat laporan dari warga bahwa pesawat itu jatuh dekat Oksibil. Upaya pencarian dengan pesawat lain juga sudah dilakukan, tetapi terkendala cuaca sehingga lokasi belum dapat dipastikan. Pesawat ATR 42 milik Trigana Air yang jatuh masih belum diketahui keberadaannya setelah hilang kontak di Papua, Minggu (16/8/2015).

Pihak PT Trigana Air mendapat laporan dari warga mengenai adanya pesawat jatuh di sekitar Oksibil. Meskipun laporan tersebut belum tentu benar, PT Trigana langsung mengirim pesawat lain untuk melakukan pencarian.”Kami sudah menerima laporan dari warga. Kami bersama tim SAR juga mengirimkan pesawat untuk mencarinya,” kata Direktur Operasi Trigana Air Beni Sumaryanto saat dihubungi, Minggu (16/8/2015) sore.

Menurut Beni, setelah 30 menit hilang kontak, Trigana langsung mengirimkan pesawat ATR 42 lain untuk mengikuti jalur yang dilalui. Namun, setelah mendekati Oksibil, cuaca memburuk. “Akibat cuaca buruk tersebut, pesawat kami kembali dan belum melihat adanya pesawat jatuh,” kata Beni. Sebelumnya diberitakan, pesawat milik Trigana Air dengan rute penerbangan Jayapura (Sentani)-Oksibil dikabarkan hilang kontak pada Minggu sore. Pesawat dengan nomor registrasi PK-YRN itu membawa 49 penumpang, terdiri dari 44 orang dewasa, dua anak, dan tiga bayi.

Pesawat diawaki oleh pilot bernama Kapten Hasanudin, kopilot bernama Aryadin, pramugari atas nama Dita Amelia, dan teknisi bernama Mario. Pesawat tersebut melakukan kontak terakhir pada pukul 14.55 WIB. Pesawat berangkat dari Sentani pada pukul 14.21 WIB, dan seharusnya sampai di Oksibil sekitar pukul 15.06 WIB.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s