Dibawah Pimpinan Ahok … Hanya 14 Persen PNS DKI Yang Ikuti Upacara HUT Kemerdekaan RI


Pegawai negeri sipil (PNS) DKI di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta diwajibkan mengikuti upacara HUT Ke-70 Republik Indonesia di Lapangan Monas, Jakarta, Senin (17/8/2015). Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Agus Suradika mengatakan, PNS DKI yang tidak mengikuti upacara akan dikenakan sanksi.

“Diberi sanksi (tidak dapat) TKD (tunjangan kinerja daerah), biasa satu bulan,” kata Agus di Lapangan Monas, Jakarta. Menurut dia, ada sekitar 10.000 PNS DKI yang mengikuti upacara HUT Ke-70 RI pada pagi itu dari total 69.000 pegawai. Mereka yang mengikuti upacara mulai dari staf hingga pejabat eselon I.

Mantan Wakil Kepala Dinas Pendidikan DKI itu menjelaskan, ia akan memaafkan PNS yang datang terlambat ke upacara, jika alasannya masuk akal. Semua PNS DKI yang mengikuti upacara diwajibkan untuk mengisi presensi. “PNS telat tetap ditulis masuk, dengan catatan diberi masukan supaya tahun depan enggak telat lagi. Nanti setelah ini, semua unit melapor kepada BKD,” kata Agus.

Berdasarkan pantauan, para PNS DKI dari semua biro, dinas, dan badan mengikuti upacara HUT Ke-70 RI. Mereka mengenakan seragam biru khas Korpri. Tak sedikit PNS DKI yang telat mengikuti upacara, dan tak sedikit pula PNS yang memilih duduk-duduk di samping lokasi upacara.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s