Seandainya Ciliwung Bisa Serindang Sungai Ogansugyo di Kota Seoul


Sungai Ogansugyo membelah padatnya gedung pencakar langit si Seoul, Korea Selatan (Korsel). Namun sungai ini kelihatan eksotis karena banyaknya pepohonan besar nan rindang hingga terlihat bersih dan jernih.

Sore itu terik mata hari bersinar penuh dengan suhu udara 29 derejat di kota Seoul tidak begitu terasa karena teduhnya pepohonan disana. Di negeri gingseng ini masih berada di musim panas. Berkesempatan menyinggahi sejenak kota Seoul ini bersama rombongan jurnalis lainnya bersama BNI yang akan membuka cabang di kota asal eletronik merek Samsung itu.

Tanpa sengaja, di kawasan pusat kota melihat sungai bernama Ogansugyo. Sungai ini membelah kawasan kota yang membujur dari barat ke timur. Sungai yang memanjang ini terlihat bersih dan rapi. Kanan dan kiri sungai yang terdapat banyak pohon besar ini diapit jalan dan gedung pencakar langit.

Sungai ini tidak terlalu besar, lebarnya hanya sekitar 7 sampai 9 meter saja. Kedalaman airnya juga sekitar 50 cm sampai 70 cm saja. Namun sebalah utara bibir sungai diberi jalan setapak. Untuk menuruni ke sungai ini diberikan tangga. Dindingnya dibeton dihiasi rerumputan. Bagian sisi selatan sungai dibiarkan pohon hijau tumbuh dengan alami dan bukan ditanam pohon palem seperti di Jakarta sehingga tetap panas dan terik tanpa nilai tambah sama sekali

Aliran air begitu jernih sehingga bebatuan di dasar kelihatan jelas. Ikan-ikan kecil menambah keindahan di dalam sungai yang tampak jelas. Kejernihan air si sungai ini bak ikan yang hidup di dalam aquarium. Tidak ada sampah berserakan di sekitarnya. Jangankan sampah, puntung rokok saja juga tidak ada di sekitar bantaran sungai tersebut.

Sore itu, sungai ini menjadi pemandangan tersendiri. Banyak warga menghabiskan waktunya duduk santai sejenak. Mereka berjalan kaki menelusuri jalan setapak di bantaran sungai. Ada juga warga yang duduk santai sambil menikmati makanan ringan. Namun warga yang duduk santai itu tidak akan meninggalkan sepotong sampah apapun di lokasi itu. Sesekali juga melintas warga yang lagi jogging.

Sekalipun sungai Ogansugyo ini membelah hiruk pikuknya kota Seoul, namun masyarakatnya dapat menjaga kebersihannya. Sungai itu dibiarkan mengalir tanpa harus dikotori. Tidak ada masyarakat yang memanfaatkan sungai ini sebagai tempat pembuangan sampah. Tidak terlihat juga jika sungai ini dijadikan tempat pemandian.

Sungai ini terbebas dari aktivitas pemandian warga atau dijadikan pencucian. Aliran mata air yang jernih dibiarkan begitu saja secara alami. Tak satu pengunjung pun yang berani merokok di kawasan ini. Bila saja dibandingkan sungai ini Nusantara, tentunya berbanding terbalik. Di Nusantara sungai adalah tempat pembuangan sampah paling efektif oleh masyarakat yang hidup di bantaran sungai.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s