Jadwal KRL Kota-Tanjung Priok Terbaru


PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) mulai hari ini kembali mengoperasikan KRL untuk lintas Jakarta Kota-Tanjung Priok. S‎etiap hari akan ada enam perjalanan KRL di lintas Jakarta Kota-Tanjung Priok. Perjalanan dari Stasiun Jakarta Kota ke Tanjung Priok maupun sebaliknya memakan waktu kurang lebih 20 menit. Harga tiketnya Rp 2.000 untuk sekali perjalanan. “Satu hari kita operasikan 3 kali PP, dengan tarif sesuai tarif KRL Rp 2.000, untuk jarak tempuh kurang lebih 20 menit,” kata Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Hermanto Dwi Atmoko, saat peresmian KRL Kota-Priok di Stasiun Tanjung Priok, Jakarta, Senin (21/12/2015).

Pengoperasian kembali lintasan KRL Kota-Priok ini dimungkinkan setelah sebelumnya PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyiapkan prasarana di lintas tersebut sehingga dapat kembali melayani KRL. Berikut Jadwal Perjalanan KRL Lintas Jakarta Kota-Tanjung Priok PP:

Keberangkatan Stasiun Jakarta Kota:
1. KA 2318, berangkat pukul 11.40 WIB
2. KA 2322, berangkat pukul 13.05 WIB
3. KA 2326, berangkat pukul 14.25 WIB

Keberangkatan Stasiun Tanjung Priok:
4. KA 2319, berangkat pukul 12.30 WIB
5. KA 2323, berangkat pukul 13.55 WIB

6. KA 2331, berangkat pukul 16.30 WIB

Kereta rel listrik (KRL) Commuter Line dari Stasiun Kota ke Stasiun Tanjung Priok resmi mulai beroperasi kembali hari ini. Jalur kereta Tanjung Priok ke Kota ini sempat mati suri selama 26 tahun sejak 1989. Sejak 2007 pemerintah sudah berencana menghidupkan jalur ini lagi dan baru terealisasi di akhir 2015.”Mulai hari ini, 21 Desember 2015, kami membuka kembali pelayanan KRL Kota-Tanjung Priok. Ini sudah cukup lama dulu digagas 2007 membuka kembali jalur ke Priok ini. Sekarang bagus stasiunnya dan sekarang sudah kita bisa fungsikan, hari ini bisa memulai mengoperasikan KRL Kota-Tanjung Priok,” kata Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Hermanto Dwi Atmoko, saat ditemui di Stasiun Tanjung Priok, Jakarta, Senin (21/12/2015).

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pada awal Desember 2015 berencana menangaktifkan kembali pengoperasian jalur KRL Commuter Line rute Stasiun Kota-Stasiun Tanjung Priok. Namun, rencana ini masih tertunda karena sepanjang jalur KRL belum steril. Warga masih menempatkan barang hingga adanya bangunan liar di sepanjang rel. “Kita lagi penertiban. Nanti, 3 hari lagi kita evaluasi. Apakah bisa langsung aktifkan atau belum,” kata Dirjen Perkeretaapian Kemenhub, Hermanto Dwiatmoko, di Sela acara Forum Transportasi di Hotel Mercure, Hayam Muruk, Jakarta, Rabu (16/12/2015).

Meski belum beroperasi secara normal melayani warga Jabodetabek, Kemenhub bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) hari ini berencana kembali melakukan ujicoba jalur. Langkah ini dilakukan sebelum KRL resmi dioperasikan. Targetnya, KRL rute Kota-Priok bisa beroperasi sebelum akhir 2015. “Hari ini KRL akan dioperasikan untuk ujicoba namun tanpa penumpang. Ini tujuannya menginformasikan ke warga bahwa KRL akan segera beroperasi,” tambahnya.

Saat beroperasi, KRL hanya dioperasikan pagi dan sore hari. Hermanto beralasan, pihaknya masih membentuk pasar agar masyarakat tahu bila Priok-Kota memiliki pilihan transportasi massal berbasis rel. Ke depan, frekuensi akan ditingkatkan seiring tingginya minat penumpang. “Rencana baru pagi dan sore. Ini masih melihat potensi. Paling tidak nantinya masyarakat ada pilihan,” sebutnya.

Sementara itu, Humas PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ), Eva Chairunnisa menyebut, pihaknya bakal ditugaskan sebagai operator. Dari sisi KCJ, pihaknya telah menyiapkan dari sisi sistem e-ticketing. “Untuk Tanjung Priok perjalanan KRL per harinya direncanakan ada 4 per hari. Kesiapan dari e-ticketing seperti dua buah gate dan loket juga sudah dilengkapi oleh KCJ sebagai operator sarana. Untuk kapan pastinya akan beroperasi KCJ masih menunggu penugasan atau keputusan akhir dari KAI dan satker Kemenhub,” tambahnya.

Hermanto menambahkan, KRL Kota-Priok akan beroperasi pulang-pergi 3 kali sehari untuk tahap awal. Harga tiketnya Rp 2.000. Lama perjalanan dari Stasiun Kota ke Tanjung Priok kira-kira 20 menit. “Satu hari kita operasikan 3 kali PP, dengan tarif KRL Rp 2.000, untuk jarak tempuh kurang lebih 20 menit,” ‎paparnya. Selain melayani masyarakat yang membutuhkan transportasi umum ke Tanjung Priok, pengoperasian KRL Kota-Priok juga bertujuan untuk mengamankan aset-aset negara. “Tujuan dari pengoperasiannya untuk memberikan pelayanan masyarakat untuk transportasi dariKota-Priok, lalu untuk mengamankan aset Kemenhub mengenai rel dan lahan sekitarnya supaya tidak di kuasai boleh orang-orang yang tidak dikenal,” tutupnya.

PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) hari ini resmi mengoperasikan Kembali KRL jurusan Jakarta Kota-Tanjung Priok. Pengoperasian kembali lintas Jakarta Kota-Tanjung Priok dilakukan usai PT KAI bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyiapkan prasarana di lintas tersebut sehingga dapat kembali melayani KRL. Setiap hari akan ada enam perjalanan KRL di lintas Jakarta Kota-Tanjung Priok. Tetapi dalam setiap perjalanan tersebut KRL hanya akan berhenti di 3 stasiun, yaitu Stasiun Jakarta Kota, Stasiun Kampung Bandan (Atas), dan Stasiun Tanjung Priok.‎

Untuk sementara, KRL akan melintas langsung alias tidak berhenti di Stasiun Ancol karena stasiun tersebut masih dalam proses pembenahan.‎ Dengan demikian, masyarakat yang ingin pergi jalan-jalan ke Ancol belum bisa menggunakan KRL ini. “Stasiun tersebut belum dioperasikan karena saat ini masih dalam proses revitalisasi dan perpanjangan peron,” kata Manager Corporate Communication PT KCJ, Eva Chairunnisa, saat ditemui di Stasiun Tanjung Priok, Jakarta, Senin (21/12/2015). Eva berharap masyarakat tidak kecewa. Pihaknya mengajak masyarakat memanfaatkan kehadiran kembali KRL sebagai salah satu pilihan transportasi publik dari dan ke kawasan Tanjung Priok dan sekitarnya. Selain itu masyarakat juga dihimbau untuk ikut menjaga sarana dan prasarana perkeretaapian di lintas ini.

Untuk pengoperasian KRL Kota-Priok ini, KCJ telah menyiapkan berbagai sarana pelayanan penumpang di Stasiun Tanjung Priok, mulai dari loket, gate e-ticketing, toilet, musholla, serta petugas pelayanan, keamanan, maupun kebersihan. “Perjalanan dari stasiun Jakarta Kota menuju Tanjung Priok maupun sebaliknya akan ditempuh dalam waktu 20 menit,” Eva menambahkan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s