Categories
Aneh Dan Lucu Beragama

Ustadz Abdurrahman Qayyum Sebut 4 Profesi Ini Bernilai Ibadah Kecil … Wartawan, Penjahit, Pensiunan dan Pedagang


Abdurrahman Qayyum yang adalah ustaz asal Makassar dikecam karena melecehkan empat profesi saat membawakan ceramah Ramadhan di Masjid Taqwa, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan. Dalam ceramahnya itu, Qayyum melecehkan empat profesi yakni wartawan, penjahit, pensiunan rajin bawa proposal, dan pedagang berwatak ‘cina’. “Sebaiknya hindari empat profesi, di antaranya penjahit, wartawan, pensiunan rajin bawa proposal, serta pedagang berwatak cina,” kata Qayyum.

“Profesi wartawan, pilihan profesi yang harus dihindari sebagai pilihan kerja. Bukan karena bentuk pekerjaannya bersentuhan barang kotor, tapi nilai manfaat ibadahnya lebih kecil, dibanding mudharatnya,” ungkap dia. “Penjahit tak pernah lepas dari kebohongan, janji pada pemesan. Rasulullah SAW menganjurkan, keempat profesi itu jangan dipilih jadi profesi mencari nafkah,” kata Qayyum seperti yang dilansir media cetak lokal di Makassar.

Ceramah Qayyum itu menuai kecaman dari berbagai kalangan dan kelompok. Seperti yang diungkapkan Ketua Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI), Djumadi Mappanganro yang juga Redaktur media cetak Tribun Timur. Dia mengatakan, Qayyum seharusnya tidak melecehkan siapa pun atau profesi, dalam berceramah. Sebab, melecehkan sesuatu dilarang oleh agama Islam.

“Empat profesi yang dilecehkan Abdurrahman Qayyum semuanya mulia. Kecuali, jika profesi itu disalahgunakan. Sama juga dengan ustaz, jika disalahgunakan bisa menyesatkan. Mungkin Abdurrahman bercermin pada dirinya sebagai ustaz yang menjadi tim spiritual mantan Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin saat pemilihan gubernur beberapa tahun lalu. Apalagi, dia ustaz sudah mulai terjun ke dunia politik,” kata Djumadi, Kamis (17/7/2014).

Ditambahkan Sri Rahayu, wanita yang berprofesi sebagai penjahit di kota Makassar, menyesalkan isi ceramah yang melecehkan profesinya. Sri berharap Qayyum segera meminta maaf kepada seluruh warga Indonesia melalui media sebelum berlanjut ke jalur hukum. “Profesi saya sebagai penjahit sangat dilecehkan. Saya harap, Abdurrahman segera meminta maaf kepada warga Indonesia melalui media karena telah melecehkan empat profesi. Jika dia tidak laksanakan, saya akan laporkan ke jalur hukum,” tegas Sri.

Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Sulsel menilai, ustaz asal Kota Makassar Abdurrahman Qayyum bukan hanya melecehkan empat profesi, melainkan juga melecehkan suku Tionghoa di dunia, dan agama Islam.

Pandangan itu diungkapkan Ketua PJI Sulsel Djumadi Mappanganro di Makassar, Kamis (17/7/2014). Selanjutnya, PJI bakal meminta klarifikasi terbuka dari Abdurrahman Qayyum atas pernyataannya tersebut.

Pernyataan Qayyum dinilai telah menghina jurnalis dan keluarganya, para penjahit dan keluarga. “Kata-kata seorang pria yang kerap berceramah itu telah menghina dan rasial terhadap warga suku Tionghoa di seluruh dunia. Ini sangat berbahaya,” kata Djumadi.

“Yang disesalkan lagi itu disampaikan seorang dosen yang kerap diundang memberi ceramah sehingga patut kami pertanyakan integritas dan kompetensinya. Sungguh komentar tersebut tak memberi contoh teladan sifat-sifat Nabi Muhammad dan para sahabatnya yang menghargai beragam profesi dan suku mana saja di dunia,” ujar dia lagi.

Sebelumnya telah diberitakan, Qayyum dinilai melecehkan empat profesi saat membawakan ceramah Ramadhan di Masjid Taqwa, Kabupaten Enrekang. Dalam ceramahnya beberapa waktu lalu, Qayyum melecehkan profesi wartawan, penjahit, pensiunan rajin bawa proposal, dan pedagang berwatak China.

“Sebaiknya hindari empat profesi di antaranya penjahit, wartawan, pensiunan rajin bawa proposal, serta pedagang berwatak China. Profesi wartawan, pilihan profesi yang harus dihindari sebagai pilihan kerja. Bukan karena bentuk pekerjaannya bersentuhan barang kotor, tapi nilai manfaat ibadahnya lebih kecil dibanding mudaratnya,” kata dia.

“Penjahit tak pernah lepas dari kebohongan, janji pada pemesan. Rasulullah SAW menganjurkan, keempat profesi itu jangan dipilih jadi profesi mencari nafkah,” kata Qayyum seperti yang dilansir media cetak lokal di Makassar.

Categories
Aneh Dan Lucu Transportasi

Dishub DKI Tolak Bus Canggih Gratis Euro 3 dan Pilih Beli Bus Cina


Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Muhammad Akbar menjelaskan terkait saran kepada Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama agar menerima bus-bus yang berasal dari pengadaan tahun 2013 karena asas manfaat. Akbar mengatakan, saran itu bermula dari sudah masuknya 125 bus transjakarta dan bus kota terintegrasi busway (BKTB) yang dibeli akhir tahun lalu. Padahal, beberapa waktu lalu, Wakil Gubernur DKI Jakarta menolak melanjutkan pembelian kepada perusahaan yang sama karena ditemukan beberapa komponen berkarat.

Dinas Perhubungan pun meminta saran kepada Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP). Kemudian didapatkan, bus yang telah dibeli lebih dari 50 hari bisa diterima meskipun bermasalah karena asas manfaat untuk masyarakat. “Jadi begini pertanyaannya, bagaimana nasib bus-bus yang sudah ada di Jakarta dan sudah dibeli? Tentunya, kami dari Dishub mencari pendapat dari segala pihak,” kata Akbar, di Balaikota Jakarta, Rabu (2/4/2014).

Ia tidak menampik salah satu lembaga yang diminta pendapatnya adalah dari LKPP. Namun, rekomendasi dari LKPP itu tidak dijadikan pegangan. Nantinya, Dishub DKI akan mencari pendapat dari pihak berkompeten lainnya terkait pengadaan bus transjakarta itu, seperti kepada Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Upaya itu dilakukan sebelum membayar dan menerima sisa bus yang belum tiba ke Jakarta.

Bus-bus itu kini masih berada di pool kontraktor atau vendor penyedia. Bus-bus itu dibeli dengan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) DKI 2013. Ada sebanyak 346 BKTB dan 310 transjakarta yang telah dibeli dan tiba di Jakarta. Sebanyak 5 bus transjakarta gandeng dan 10 BKTB, beberapa komponennya ditemukan berkarat.

Sementara atas kasus penetapan tersangka dua pejabat Dishub, DA dan ST oleh Kejaksaan Agung, ia mengaku belum mendapat surat resmi dari pihak terkait. “Setelah ada pemberitahuan resmi dari Kejagung, kami baru akan konsultasikan dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Saya pikir BKD sudah mengerti aturan bermainnya bagaimana,” kata mantan Kepala Unit Pengelola (UP) Transjakarta itu.

Sebelumnya, Wagub Basuki mengaku bingung ketika Dishub DKI lebih memilih menerima bus berkarat, sementara di sisi lain, 30 bus sumbangan para pengusaha, dipersulit birokrasinya. Meskipun berbahan bakar solar, bus sumbangan itu memiliki spesifikasi mesin euro 3 yang secara emisi lebih baik dari gas. Bus-bus sumbangan itu juga bermerek Hino, yang sudah teruji kualitasnya.

Seharusnya, asas manfaat itu juga berlaku bagi bus-bus summbangan perusahaan swasta. Pemprov DKI pun, kata dia, enggan melunasi pembayaran bus-bus berkarat yang tiba di Jakarta tersebut. “Sudah aku tolak, jangan gila, mau pakai asas manfaat segala, mana ada terima bus China berkarat pakai asas manfaat. Biar mereka (perusahaan) menuntut, kalau kita kalah, baru kita bayar,” kata Basuki.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku geram ketika Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Muhammad Akbar yang menggantikan Udar Pristono menyarankan dirinya menerima sisa bus dari pengadaan APBD 2013. Alasan Akbar ialah karena asas manfaat sehubungan dengan masalah DKI Jakarta yang kekurangan bus untuk transportasi umum.

Menurut pria yang akrab disapa Ahok itu, pihaknya menolak mentah-mentah. Bahkan, dia mengaku semakin geram dengan kelakukan pegawai negeri sipil (PNS) di DKI Jakarta karena kerap membohongi dirinya. Kemarahan Ahok bertambah lagi saat sumbangan 30 bus ditolak oleh Plt Sekretaris Daerah DKI Jakarta Wiriyatmoko dan Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta.

“Kemarin Kadishub baru datang kepada saya supaya menerima bus yang karatan itu. Katanya asas manfaat. Ini ada yang mau nyumbang bus malah ditolak karena alasannya bahan bakarnya bukan gas. Harusnya di Jakarta ini fair dong,” kata Ahok, Selasa (1/4/2014). Ke depan, kata Ahok, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan tidak akan membeli lagi bus transjakarta gandeng dari China. “Sudah cukup beli bus dari China,” kata Ahok.

Tak membantah
Muhammad Akbar tidak membantah dirinya pernah menyarankan kepada Wakil Gubernur untuk menerima sisa bus yang sebelumnya sempat bermasalah. Karena sarannya ditolak, pihaknya belum bisa memastikan apakah akan menerima atau tidak sisa bus transjakarta dan bus kota terintegrasi bus transjakarta (BKTB) yang terindikasi ada korupsi saat pengadaannya.

Menurut Akbar, pihaknya akan berkonsultasi lebih dulu dengan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan lembaga lainnya yang bertugas mengawasi keuangan negara. Menurutnya, saat ini bus yang sudah diterima jumlahnya baru 125 unit dari total 656 bus transjakarta dan BKTB yang mesinnya didatangkan dari China serta karoserinya dirakit di Jakarta.

Dari 656 bus tersebut, 310 di antaranya adalah bus transjakarta dan 346 adalah bus sedang atau BKTB. “Kalau yang sudah diterima ada 125 unit. Itu sudah diterima dan dipakai. Kalau yang sisanya belum tahu. Kami akan berkonsultasi dulu,” ujar Akbar.

Akbar menambahkan, 531 unit bus transjakarta dan BKTB itu sudah di Jakarta, tetapi masih berada di pul kontraktor pemenang tender dan belum diserahterimakan ke Dishub DKI karena pembayarannya baru 20 persen dari nilai proyek Rp 848.112.775.000 untuk bus transjakarta dan Rp 239,3 miliar untuk BKTB. “Saat ini, bus berada di pul mereka (kontraktor). Sudah sampai Jakarta semuanya. Sekarang masih di pul kontraktor, masih di vendor penyedia,” kata Akbar.

Categories
Aneh Dan Lucu Sistem Pertahanan

Dokter Kapten Arief Di Keroyok Oleh 9 Perwira TNI Karena Kecewa Dengan Hasil Diagnosa


Kapten Arief, dokter tentara di Skuadron Pendidikan 102 Komando Pendidikan TNI Angkatan Udara Pangkalan Udara Adi Sutjipto, Yogyakarta, dikeroyok oleh Letnan Satu D dan delapan perwira berpangkat Letnan sampai Mayor, Rabu, 12 Maret 2014, lalu. Menurut sumber, akibat pengeroyokan itu Arief mengalami luka pendarahan di bagian kepala serta luka dalam di liver dan ginjal. “Ia sekarang dirawat di Rumah Sakit AU Hardjolukito, Yogyakarta,” kata sumber tersebut kepada Tempo, Selasa, 25 Maret 2014.

Kasus ini awalnya dipicu oleh hasil diagnosis dokter Arief yang menunjukkan ada masalah di jantung Letnan D. Untuk memastikan masalah, dokter merekomendasikan Letnan D diperiksa di Rumah Sakit Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto Jakarta karena alat di rumah sakit ini lebih canggih. “Letnan D disarankan datang ke RSPAD bersama dokter Arief,” kata sumber itu.

Namun keduanya datang pada hari yang berbeda. Letnan D datang pada pada hari Senin, 10 Maret 2014. Sedangkan Arief datang esok harinya karena dalam surat perintahnya tertera tanggal 11 Maret 2014. Sampai di Jakarta, Arief tidak bertemu dengan D. Selang sehari, sumber itu melanjutkan, Arief datang ke kantornya di Yogyakarta seperti biasanya. Namun, ketika di kantin sekitar pukul 12.00, ia tiba-tiba dipukul dan dikeroyok oleh sembilan perwira. Mereka memukul Arief di bagian tengkuk, perut, dan anggota badan lainya menggunakan botol teh.

Menurut sumber tersebut, motif Letnan D mengeroyok Arief karena kecewa dengan diagnosis yang menyatakan jantungnya bermasalah. “Kalau jantung bermasalah, pelaku tidak bisa terbang dan itu pemicu dia memukul korban,” ujar sumber tersebut. Kepala Dinas Penerangan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara Marsekal Pertama Hadi Tjahjanto membenarkan adanya kasus penganiayaan terhadap Kapten Arief oleh sembilan perwira. “Kami sudah dengar dan dokter Arief memang jadi korban,” kata Hadi saat dihubungi, Selasa, 25 Maret 2014.

Kepala Dinas Penerangan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara Marsekal Pertama Hadi Tjahjanto menyatakan pihaknya tengah menyelidiki kasus penganiayaan Kapten Arief oleh sembilan perwira. Arief adalah dokter tentara di Skuadron Pendidikan 102 Komando Pendidikan TNI AU Pangkalan Adisucipto, Yogyakarta. “Kami masih mencari pelakunya. Masih kami kejar,” kata Hadi saat dihubungi, Selasa, 25 Maret 2014.

Menurut Hadi, sampai saat ini belum satu pun pelaku penganiayaan Arief yang ditangkap. Arief masih terbaring di Rumah Sakit Pusat Angkatan Udara Hardjolukito, Yogyakarta. Kapten Arief, dokter tentara di Skuadron Pendidikan 102 Komando Pendidikan TNI Angkatan Udara Pangkalan Udara Adisucipto, dikeroyok oleh Letnan Satu D dan delapan perwira berpangkat Letnan sampai Mayor, Rabu, 12 Maret 2014.

Akibat pengeroyokan itu, Arief mengalami luka pendarahan di bagian kepala serta luka dalam di lever dan ginjal. Menurut sumber Tempo, kekerasan ini dipicu oleh Letnan D yang kecewa dengan diagnosis dokter Arief, yang menyatakan jantungnya bermasalah. “Kalau jantung bermasalah, pelaku tidak bisa terbang, dan itu pemicu dia memukul korban,” ujarnya. Menurut sumber tersebut, Letnan Satu D dan pelaku lainnya sudah ditetapkan sebagai pelaku penganiayaan. Mereka telah dipulangkan ke skuadron masing-masing. “D sudah dipulangkan ke Madiun,” ucapnya.

Sumber lain mengatakan kasus pengeroyokan ini telah sampai ke meja Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Djoko Suyanto. Bahkan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia telah memerintah untuk menyelidiki kasus penganiayaan tersebut. Saat ini, Polisi Militer TNI AU masih menyelidiki kasus tersebut.

Categories
Aneh Dan Lucu

Menurut Menlu Singapura Shanmugam Tentara Yang Membunuh Dalam Perang Tidak Perlu Dihargai


Menteri Luar Negeri Singapura K. Shanmugam menghargai pernyataan Jakarta yang menyatakan tidak ada niat buruk atau jahat dalam penamaan kapal perang KRI Usman Harun. “Namun dalam konteks ini, sangat penting bagi kami untuk diketahui bahwa marinir tidak dihormati karena membunuh warga Singapura,” kata Shanmugam, Rabu, 12 Februari 2014.

Ia mengatakan kedua negara harus memahami dan mengetahui bahwa penamaan kapal “berdampak pada kita dan berdampak terhadap kepekaan kita”. Usman dan Harun adalah anggota marinir yang dihukum gantung di negeri jiran setelah melakukan pengeboman di Orchard Road yang menewaskan tiga warga sipil pada 1965. Keduanya menyamar sebagai warga sipil dan meledakkan bom di MacDonald House, Singapura, pada 10 Maret 1965 yang menewaskan tiga orang dan melukai 33 orang.

Mereka kemudian diadili dan dieksekusi di negara itu pada 1968. Jenazah keduanya dibawa pulang dan dimakamkan di dalam negeri, diikuti penganugerahan gelar pahlawan. Hubungan kedua negara menjadi tegang setelah Angkatan Laut RI memutuskan menamai kapal perang terbarunya dengan nama mereka. Baca: Panas-Dingin Hubungan RI-Singapura).

Shanmugam mengatakan meskipun penamaan itu adalah hak kedaulatan Indonesia, tapi keputusan berdaulat itu dapat berdampak pada negara-negara lain. “Dalam hal ini, memotong bagian dari sejarah bersama kami,” katanya. Menurut dia, dua negara harus peka tentang masalah ini dan memastikan bahwa luka lama tak terbuka kembali. Itulah sebabnya, kata dia, Singapura meminta Indonesia mempertimbangkan kembali keputusan tersebut.

Shanmugam berpendapat, adalah dua hal berbeda antara memberi gelar pahlawan dan memakamkan mereka di taman makam pahlawan dengan mengabadikan nama keduanya pada kapal perang. “Ini mengirimkan sinyal berbeda. Sebab, kapal berlayar di tujuh samudera dengan membawa pesan dan terdapat bendera negara di kapal tersebut. Apa maksudnya?” katanya.

Sebelumnya dalam sebuah wawancara, ia mengatakan apa yang telah dilakukan dua marinir itu adalah bagian dari “kampanye teror” ilegal di bawah hukum internasional. “langkah mereka adalah ilegal berdasarkan hukum internasional,” katanya. “Jika hal itu terjadi sekarang, jika bom ditanam untuk membunuh warga sipil , sejarawan tidak akan berdebat tentang definisi tindakan ini. Tidak ada warna abu-abu di sini,” ujarnya.

Selain Shanmugam, empat menteri Singapura sebelumnya telah menyatakan keberatan atas penamaan kapal itu.

Categories
Aneh Dan Lucu Pendidikan

Setelah Wanita Dilarang Duduk Ngangkang Kini Siswa SMP Aceh Harus Sebutkan Ukuran Alat Vitalnya


Siswa kelas 7 sebuah sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Sabang, Provinsi Aceh, harus mengisi formulir berisi kuesioner tentang data kesehatan. Di antara yang harus diisi adalah ukuran kelamin dan payudara.

Seorang wali murid, Lina, kepada Tempo mengatakan bahwa dia terkejut saat anaknya menyodorkan lembaran formulir kuesioner yang diberikan sekolahnya. “Anak saya laki-laki, baru masuk SMP tahun ini. Formulir itu disuruh kembalikan hari ini,” katanya, Rabu, 4 September 2013.

Menurut Lina, ada satu halaman kuesioner yang bergambar contoh payudara, kelamin perempuan, dan kelamin laki-laki. Masing-masing ada 4 nomor dari gambar tersebut, dari ukuran kecil hingga ukuran besar. Siswa disuruh melingkari salah satu nomor.

Formulir kuesioner tersebut terdiri dari enam halaman. Pada halaman pertama tertulis kata ’Rahasia’ dan ’Kuisioner Penjaringan Kesehatan Peserta Didik Sekolah Lanjutan’.

Lina menilai, selain data ukuran kelamin dan payudara, data lainnya wajar ditanyakan, seperti riwayat kesehatan, pernah pingsan, dan lainnya. ”Kalau ukuran kelamin, sangat tidak etis untuk anak SMP,” ujarnya kesal.

Itu sebabnya, Lina meminta anaknya untuk tidak mengisi bagian tersebut. Kuesioner itu kemudian dibawa anaknya kembali untuk dikumpulkan di sekolah. Lina semakin heran, karena kuesioner semacam itu hanya diberikan kepada anaknya yang di SMP. ”Anak saya yang SMA tidak mendapatkan kuesioner seperti itu,” ucapnya.

Dewan Komite Sekolah SMP 1 Sabang, Iskandar Muda, mengatakan baru mengetahui ihwal kuesioner tersebut setelah dihubungi Tempo. Dia kemudian meminta waktu untuk mengeceknya ke sekolah.

Sesaat kemudian, dia menghubungi Tempo dan mengatakan benar adanya perihal kuesioner tersebut. ”Saya tak mau banyak berkomentar, itu dari Dinas Kesehatan,” tuturnya sembari menutup telepon selulernya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Sabang Misman mengatakan, ia belum mengetahui masalah tersebut. Dia mengatakan akan mengecek informasi tersebut ke sekolah.

Categories
Aneh Dan Lucu Berbudaya Kriminalitas Tokoh Indonesia

Jubir FPI Munarman Siram Sosiolog Universitas Indonesia Tamrin Tomagola Karena Kalah Berdebat Di TVOne


Sosiolog dari Universitas Indonesia, Thamrin Tamagola, disiram air oleh juru bicara Front Pembela Islam, Munarman, saat menjadi pembicara dalam dialog Apa Kabar Indonesia Pagi di TV One. Thamrin mengaku tak akan memenuhi pemintaan pihak TV One jika tahu pembicara yang akan disandingkan dengannya adalah Munarman.

“Kalau tahu dipanel dengan Munarman, saya tak akan datang,” katanya saat dihubungi, Jumat, 28 Juni 2013. Menurut Thamrin, pihak TV One mengundangnya tanpa memberi tahu pembicara yang akan dihadirkan bersamanya. Padahal biasanya mereka menginfokan hal itu sebelumnya. Thamrin yang tak tahu siapa rekan pembicaranya datang ke Wisma Nusantara untuk memenuhi undangan itu. Sesampainya di sana, dia melihat Munarman. Thamrin yang mengetahui rekam jejak Munarman merasa ragu.

Menurut dia, Munarman sering kali menggunakan kekerasan saat tak terima dengan pendapat pihak lain, bukan menjelaskannya dengan argumen yang nalar. “Saya melihat dia sudah duduk di kursi, langkah saya tertahan,” ujarnya.

Thamrin, yang sempat ragu, kembali melanjutkan langkahnya lantaran disapa kru TV One. Dia lalu menghampiri Munarman dan menyalaminya. “Saya sapa dia, tanya soal pencalegannya,” katanya. Menurut dia, tak ada tanda-tanda Munarman akan melakukan kekerasan. Baru saat mereka masing-masing beropini soal sikap polisi yang akan men-sweeping organisasi masyarakat, Munarman mulai terlihat marah.

Dia lalu menyiram Thamrin yang berpendapat bahwa pemberian penghargaan World Statesman Award dari organisasi spiritual berbasis di New York, Appeal of Conscience Foundation, kepada Presiden SBY semestinya menjadi momen bagi negara untuk memperbaiki perlindungan terhadap masyarakat. Munarman tak terima dengan pendapat ini.

Sosiolog Universitas Indonesia, Thamrin Tamagola, disiram air oleh juru bicara Front Pembela Islam, Munarman, saat menjadi pembicara dalam dialog Apa Kabar Indonesia Pagi di TV One. Thamrin mengatakan kejadian itu berlangsung justru saat dia menguatkan opini Munarman. “Saya sedang menguatkan perkataan Munarman,” katanya saat dihubungi, Jumat, 28 Juni 2013.

Thamrin menjelaskan, dia diundang untuk menjadi pembicara oleh pihak TV One bersama Munarman pada Jumat, 28 Juni 2013. Mereka membahas soal tindakan tegas kepolisian kepada organisasi masyarakat yang melakukan sweeping saat Ramadan. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigadir Jenderal Boy Rafli Amar, juga turut menjadi pembicara melalui telepon.

Menurut Thamrin, Munarman mengatakan organisasinya melakukan sweeping saat bulan puasa lantaran polisi tak melakukannya. Menurut dia, negara tak hadir untuk menegakkan hukum negara maupun hukum agama. Thamrin yang kemudian dimintai komentarnya oleh pembawa acara menguatkan opini soal ketidakhadiran negara tersebut. Menurut dia, pemberian penghargaan World Statesman Award dari organisasi spiritual berbasis di New York, Appeal of Conscience Foundation, kepada Presiden SBY semestinya menjadi momen bagi negara untuk memperbaiki perlindungan terhadap masyarakat.

Munarman tak terima dengan pendapat ini. Dia justru menyerang Thamrin dengan menyiramkan segelas air. Thamrin yang mendapat perlakuan tersebut hanya terdiam. “Saya tak bereaksi, saya juga tak menyapunya dengan sapu tangan, saya biarkan,” katanya.

Sosiolog asal UI Tamrin Tomagola terkejut saat diskusi santai dalam acara talkshow Apa Kabar Indonesia Pagi di TV One tiba-tiba disiram air oleh rekan bicara juru bicara FPI Munarman. Tamrin melalui akun twitternya menyatakan tak akan melayani. “Biarkan publik yang menilai dan memberi hukuman sosial yang setimpal. Saya tidak mau melayani preman,” kata Tamrin melalui akun twitternya @tamrintomagola, Jumat (28/6/2013).

Insiden itu terjadi sekitar pukul 07.45 WIB saat acara diskusi yang membahas pelarangan sweeping tempat hiburan malam. Semula diskusi berlangsung tenang dan saling berargumen. Namun Munarman terpancing emosinya saat saling sanggah dengan Tamrin. Byurr!! tiba-tiba Munarman yang mengenakan kemeja putih menyiramkan air putih yang ada di atas meja ke wajah Tamrin. Sontak saja ulah jubir FPI itu mengejutkan sang sosiolog. Sementara dua presenter TV One yang memandu acara live itu, berusaha merelai.

Sosiolog asal UI Tamrin Tomagola terkejut saat diskusi santai dalam acara talkshow Apa Kabar Indonesia Pagi di Tv One, disiram air oleh rekan bicara juru bicara FPI Munarman. Ini foto saat insiden itu terjadi. Insiden itu sempat terekam dalam foto yang diunggah oleh pemilik akun twitter @rulyfie. Foto itu tampak jelas saat Munarman menyiramkan air dalam gelas ke wajah Thamrin Tamagola. Thamrin yang mengenakan baju batik itu terlihat sangat terkejut saat disiram air dari gelas oleh Munarman yang mengenakan kemeja putih. Dia hendak mengelak namun air dari gelas itu terlanjut tumpah mengenai kepalanya.

Insiden itu terjadi sekitar pukul 07.45 WIB saat acara diskusi Apa Kabar Indonesia Pagi di Tv One membahas pelarangan sweeping tempat hiburan malam. Semula diskusi berlangsung tenang dan saling berargumen, namun Munarman terpancing emosinya saat saling sanggah dengan Thamrin. Saat insiden itu terjadi, dua orang presenter Tv One yang memandu acara berusaha merelai. Tapi baju sang sosiolog sudah tampak basah.

TVOne memastikan air yang disiram jubir FPI Munarman ke sosiolog UI Tamrin Amal Tomagola adalah teh manis. Bukan air putih. “Teh manis tapi sudah dingin,” kata Manajer Presenter TVOne, Indy Rahmawati, saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (28/6/2013). Dalam tayangan yang disiarkan langsung oleh TVOne itu, Munarman menyiram Tamrin dengan gelas berwarna putih. Air di dalamnya langsung menyiram wajah sang sosiolog. Sebagian baju Tamrin pun basah.

Presenter acara tersebut, Arief Fadhil dan Winny Charita langsung melerai keduanya yang tampak emosi. Mereka sempat saling tunjuk. Menanggapi aksi ini, Tamrin menyebut apa yang dilakukan Munarman sebagai tingkah preman. Belum ada informasi lebih lanjut tentang apa yang terjadi usai acara. Insiden penyiraman oleh jubir FPI Munarman ke sosiolog UI Tamrin Amal Tomagola cukup mengagetkan. Acara yang sempat disiarkan langsung itu pun langsung diakhiri dan diganti ke topik lain.

“Setelah kejadian, langsung diakhiri, pindah ke topik lain yang live dari Makassar,” kata Manajer Presenter TVOne, Indy Rahmawati, saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (28/6/2013). Dari tayangan video yang beredar di situs jejaring sosial YouTube, memang acara itu langsung dipotong iklan. Dua presenter Arief Fadhil dan Winny Charita tampak berusaha melerai kedua narasumber itu.

“Kita closing dulu,” kata Arief sambil melambaikan tangannya. Setelah iklan beberapa menit, lalu tayangan diganti dengan kabar berita dari Makassar dan lokasi lainnya. Insiden itu terjadi sekitar pukul 07.45 WIB saat acara diskusi Apa Kabar Indonesia Pagi di studio TvOne, Wisma Nusantara, Jakarta Pusat. Temanya membahas pelarangan sweeping tempat hiburan malam. Selain Tamrin dan Munarman, ada juga Karopenmas Mabes Polri Boy Rafli Amar.

Jubir FPI Munarman melakukan tindakan tidak terpuji saat sedang berdiskusi di sebuah program yang ditayangkan TV One. Munarman menyiram air putih sosiolog asal Universitas Indonesia Tamrin Tomagola. Dalam program Apa Kabar Indonesia Pagi, Jumat (28/6/2013) yang sedang membahas tentang pembatasan jam malam tempat hiburan di Jakarta, Munarman terlihat mengenakan kemeja batik putih lengan pendek. Sedangkan Thamrin mengenakan batik cokelat lengan pendek.

Tentunya peristiwa ini membuat dunia maya gempar. Sejumlah pengguna Twitter bahkan tokoh masyarakat pun mengecam bahkan menyindir sikap Munarman yang tidak terpuji ini. Salah satu user Twitter, ‏@chris_aan mengecam tindakan Munarman ini. “Munarman Fpi nyiram air ke narasumber lain,di acara live show..pekok banget! Wong gendeng.. Ra waras!” ujar Tweet ‏@chris_aan.

Insiden penyiraman sosiolog Tamrin Tomagola oleh jubir FPI Munarman terekam dalam video dan disiarkan langsung. Ini video detik-detik saat kejadian. Dari video berdurasi 17 detik yang diupload di YouTube, Jumat (28/6/2013) itu terlihat Munarman emosi saat diskusi tengah berlangsung. Tamrin yang disiram pun tak mau meladeni aksi tersebut. Dia menyebut apa yang dilakukan Munarman sebagai tingkah preman.

Insiden itu terjadi sekitar pukul 07.45 WIB saat acara diskusi Apa Kabar Indonesia Pagi di TvOne membahas pelarangan sweeping tempat hiburan malam. Semula diskusi berlangsung tenang dan saling berargumen, namun Munarman terpancing emosinya saat saling sanggah dengan Tamrin. Saat insiden itu terjadi, dua orang presenter TvOne yang memandu acara berusaha merelai. Tapi baju sang sosiolog sudah tampak basah. Sebetulnya ada beberapa video lain yang muncul di situs jejaring sosial dan menayangkan aksi tersebut. Namun ini yang paling singkat:

Categories
Aneh Dan Lucu Kriminalitas

Calon Hakim Agung Daming Sanusi Berpendapat Bahwa Korban Pemerkosaan Menikmati Pemerkosaan


Calon Hakim Agung (CHA) Daming Sanusi secara mengejutkan mengatakan kalau korban pemerkosaan dan pemerkosa sama-sama menikmati dalam seleksi CHA di DPR kemarin. Pengamat hukum Mudzakir menilai Damin salah kaprah dalam logika hukum.

Meski Daming berkilah apa yang dilakukannya kemarin hanyalah sebuah guyonan, Mudzakir mengatakan tidak sepantasnya seorang calon hakim agung mengatakan demikian. “Seorang calon hakim agung haruslah profesional dalam segala hal, apalagi kemarin di acara seleksi, kok bisa dia jawab seperti itu?” ujar Mudzakir saat berbincang dengan detikcom, Selasa (15/1/2013).

Mudzakir beranggapan kalau pemerkosaan ialah suatu paksaan terhadap korbannya. Mudzakir mengatakan, apa yang dikatakan Daming masuk dalam kategori zinah. “Jadi saya kira cara beragurmen hukumnya dia sudah salah kaprah. Apalagi dia seorang hakim karir dengan pengalaman yang luar biasa,” ucapnya.

Lanjut, dia mengatakan Daming tidak layak menjadi hakim agung akibat logika hukumnya yang dinilai tidak memenuhi standar hakim agung. Jika Daming tetap menjadi hakim Agung, Mudzakir mengaku akan banyak putusan kontroversi yang diketuk Daming.

“Nanti kalau memutuskan kasus pencucian uang dalam kasus korupsi dan menganggap negara diuntungkan, bisa-bisa terdakwanya dibebaskan,” imbuh Mudzakir sambil tertawa. Seperti diketahui, pernyataan serius mengenai kejahatan pemerkosaan diajukan oleh anggota Komisi III dari Fraksi PAN, Andi Azhar, kepada Daming Sunusi yang menanyakan pendapat Daming mengenai hukuman mati bagi pemerkosa. Pertanyaan terlontar dalam fit and proper test calon hakim agung di DPR.

“Yang diperkosa dengan yang memperkosa ini sama-sama menikmati. Jadi harus pikir-pikir terhadap hukuman mati,” kata Daming. Usai fit and proper test, Daming ditanya lagi oleh wartawan atas pernyatan pemerkosa dan yang diperkosa sama-sama enak. Daming berkilah jawaban tersebut untuk mencairkan suasana.

Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), menyesalkan pernyataan calon hakim Agung Muhammad Daming Sanusi yang menyatakan pemerkosa dan korban pemerkosaan sama-sama menikmati. Anggota Badan pengurus YLBHI Ridwan Bakar, menilai pernyataan Damin langgar kode etik hakim.

“Apa yang dilakukan oleh Muhamad Daming Sanusi adalah pelanggaran kode etik sebagaimana termuat dalam Keputusan Bersama Ketua Mahkamah Agung dan Ketua Komisi Yudisial No. 047/KMA/SKB/IV/2009 No. 02/SKB/P.KY/IV/2009 Tentang Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim. Disebutkan dalam angka 3.1 (1) Hakim wajib menghindari tindakan tercela,” kata anggota Badan Pengurus Yayasan LBH Indonesia, Ridwan Bakar, S.H. dalam rilis yang diterima detikcom, Selasa (15/1/2013).

Menurutnya, selain itu disebutkan juga dalam Angka 7.1 bahwa hakim harus menjaga kewibaan serta martabat lembaga peradilan dan profesi baik di dalam maupun diluar pengadilan. Dengan aturan ini hakim seharusnya bersikap hati-hati dan senantiasa dapat menjaga kehormatan dan martabat.

“Merujuk dari kode etik dan pedoman perilaku sebagaimana diatas, Komisi Yudisial sudah seharusnya memeriksa Muhammad Daming Sanusi dan segera memberikan sanksi pemberhentian sebagai hakim dan segera membatalkan pengajuan sebagai calon hakim agung karena telah melakukan pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku hakim,” terangnya.

“Juga sebagaimana kewenangan DPR RI terkait dengan Pengangkatan Hakim Agung agar DPR RI tidak memberikan persetujuan terhadap Hakim Muhamad Daming Sanusi untuk ditetapkan menjadi Hakim Agung,” lanjut Ridwan.

Ia menuturkan, meskipun dengan alasan candaan, ucapan ini menjadikan kepercayaan publik (terutama korban pemerkosaan) terhadap pengadilan terkikis, dan akhirnya menambah deretan panjang ketidakpercayaan terhadap lembaga peradilan.

“Sebagai seorang hakim yang merupakan figur sentral dalam peradilan, seharusnya Muhammad Daming Sanusi berkewajiban menunjukan sikap yang memelihara integritas, kecerdasan moral, maupun perilaku, baik dalam menjalankan tugas yudisial maupun dalam keseharian,” kritiknya.

Seperti diketahui, pernyataan serius mengenai kejahatan pemerkosaan diajukan oleh anggota Komisi III dari Fraksi PAN, Andi Azhar, kepada Daming Sunusi yang menanyakan pendapat Daming mengenai hukuman mati bagi pemerkosa. Pertanyaan terlontar dalam fit and proper test calon hakim agung di DPR.

“Yang diperkosa dengan yang memperkosa ini sama-sama menikmati. Jadi harus pikir-pikir terhadap hukuman mati,” kata Daming.

Usai fit and proper test, Daming ditanya lagi oleh wartawan atas pernyatan pemerkosa dan yang diperkosa sama-sama enak. Daming berkilah jawaban tersebut untuk mencairkan suasana.

“Saya lihat kita terlalu tegang, supaya ketegangan itu berkuranglah. Tadi kan ketawa sebentar,” jawab

Candaan Ketua Pengadilan Tinggi (KPT) Banjarmasin, Muhammad Daming Sunusi tentang perkosaan saat fit and proper test calon hakim agung banjir kecaman. Candaan itu dilontarkan saat dirinya ditanya soal hukuman yang pantas bagi pelaku perkosaan.

“Per 1 Januari 2013, Ketua Pengadilan Tinggi naik gaji melangit, sekarang Rp 45 juta/bulan. Sadarkah Darming betapa rakyat memberikan apresiasi yang sangat besar buat dia sebagai KPT, tapi mengapa dia tidak sensitif pada rakyat,” kata Ketua Satgas Perlindungan Anak (PA), M Ihsan dalam siaran pers yang diterima detikcom, Selasa (15/1/2013).

Menurut Satgas PA, pernyataan Daming calon hakim agung yang melukai perasaan korban pemerkosaan dan keluarga. Sebagai hakim, Daming tidak mempunyai perpsektif korban perkosaan dan melukai rasa keadilan.

“Menghimbau Daming minta maaf pada masyarakat atas pernyataannya dan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai hakim karena tidak memiliki perspektif korban. Sebab ke depan akan banyak masyarakat jadi korban jika Daming masih bertugas sebagai hakim,” cetus Ihsan.

Atas perspektif Daming ini, maka Ihsan mendesak DPR tidak meloloskan Daming menjadi hakim agung karena telah melukai perasaan rakyat. Tidak hanya itu, Satgas PA juga mendesak DPR untuk meminta Ketua MA mencopot Daming dari jabatannya sebagai KPT.

“Menghimbau masyarakat agar melaporkan pada lembaga terkait jika ada aparat penegak hukum baik dalam penyidikan maupun pengadilan melakukan pelecehan atau menyakiti perasaan korban dan keluarga,” tegas Ihsan.

Seperti diketahui, pernyataan serius mengenai kejahatan pemerkosaan diajukan oleh anggota Komisi III dari Fraksi PAN, Andi Azhar, kepada Daming Sunusi yang menanyakan pendapat Daming mengenai hukuman mati bagi pemerkosa. Pertanyaan terlontar dalam fit and proper test calon hakim agung di DPR.

“Yang diperkosa dengan yang memperkosa ini sama-sama menikmati. Jadi harus pikir-pikir terhadap hukuman mati,” kata Daming.

Usai fit and proper test, Daming ditanya lagi oleh wartawan atas pernyatan pemerkosa dan yang diperkosa sama-sama enak. Daming berkilah jawaban tersebut untuk mencairkan suasana.

“Saya lihat kita terlalu tegang, supaya ketegangan itu berkuranglah. Tadi kan ketawa sebentar,” jawab

Categories
Aneh Dan Lucu

Meski Benci Lady Gaga 150 Orang FPI Tetap Akan Menonton Konser Lady Gaga


FPI mengaku memegang 150 tiket konser Lady Gaga. Mereka pun menyebut akan melakukan ‘aksi’ di tengah acara bila konser jadi digelar. Pihak kepolisian menegaskan pemegang tiket sah tidak bisa dilarang masuk. Tapi pengamanan akan disiagakan.

“Kalau mereka memang beli tiket secara sah silakan masuk. Kalau nanti di dalam mereka mengancam, mereka akan mengacau, kita tetap ada pengamanan. Dipimpin langsung Karo Ops, disiagakan,” jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, saat dikonfirmasi, Senin (21/5/2012).

Tapi itu belum pasti juga konser digelar. Pihak Polda Metro Jaya masih memberi rekomendasi menolak konser. Saat ini jadi atau tidaknya konser masih dikaji Mabes Polri.

“Konser ini belum tentu jadi juga. Ini masih dikaji Mabes Polri,” jelas Rikwanto.

Sebelumnya pihak FPI, Murhali Barda, memastikan pihaknya memegang 150 tiket Lady Gaga. Dia juga sudah mengumumkan lewat akun facebook-nya. Tiket yang dibeli itu seharga Rp 400-an ribu.

Rangkaian tur dunia Lady Gaga akan digelar pada 3 Juni mendatang di GBK Senayan. Pihak Polda Metro Jaya menegaskan tidak memberikan rekomendasi terkait konser itu. Sedang Menko Polhukam Djoko Suyanto menegaskan konser masih mungkin digelar asal Lady Gaga mau menaati aturan yang berlaku.

Konser Lady Gaga masih terbentur izin legalitas dari Mabes Polri. Dibutuhkan sejumlah rekomendasi dari berbagai pihak.

Daftar persyaratan konser Lady Gaga ini disampaikan Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Saud Usman di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Senin (21/5/2012).

Saud menjelaskan prosedur pemberian izin konser Lady Gaga akan dikeluarkan oleh Badan Intelijen Keamanan Polri karena bersifat internasional.

Ada sejumlah prosedur persyaratan yang harus dipenuhi yaitu, pertama rekomendasi dari Polda Metro Jaya, di mana acara tersebut dilaksanakan. “Artinya, pihak Polda siap mengamankan kegiatan tersebut,” kata Saud.

Kemudian, kata dia, dibutuhkan juga surat izin dari pemilik tempat akan dilaksanakannya konser Lady Gaga, dalam hal ini Gelora Bung Karno.

Ketiga, harus ada surat izin usaha dari Kementerian Pariwisata yang akan melaksanakan kegiatan tersebut di samping faktor legalitas panita pelaksanaan.

“Kita juga akan meminta rekomendasi dari Kemenkum HAM, khususnya keimigrasian terkait visa datangnya orang asing tersebut,” kata Saud.

Ia menambahkan diperlukan rekomendasi dari Kementerian Tenaga Kerja menyangkut kegiatan karena melibatkan orang asing.

“Kita juga akan meminta rekomendasi dari Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Agama, MUI,” ucap dia.

Categories
Aneh Dan Lucu Perekomonian dan Bisnis Tokoh Indonesia

Dahlan Iskan Ternyata Populis Karena Tidak Mau Tahu dan Disalahkan Soal Listrik Jakarta Yang Padam Total


Menteri BUMN Dahlan Iskan enggan menanggapi rusaknya gardu PLN yang menyebabkan matinya beberapa kawasan di Jakarta dan Depok. Dahlan justru menegaskan dirinya bukan Dirut PLN seperti sebelumnya.

“Aku bukan dirut PLN,” ujarnya saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (25/4/2012). Dahlan menyatakan hal tersebut disebabkan dirinya sudah terlambat menghadiri rapat yang seharusnya dimulai pada pukul 16.00 WIB.

“Mohon maaf saya harus rapat jam empat, ini sudah telat 1 jam,” ujarnya sambil berlalu. Sebelumnya, PLN merilis bahwa ada kerusakan Gardu Listrik pada pukul 13.00 WIB lalu. Namun, PLN yakin pada pukul 16.00 ini semua kondisi listrik dapat pulih kembali.

Hingga pukul 20.45 WIB kondisi kelistrikan di Jakarta belum normal sepenuhnya, setelah adanya kerusakan di Gardu Induk tegangan ekstra tinggi (GITET) Gandul. Manajer Senior Komunikasi Korporat PLN Bambang Dwiyanto mengatakan kondisi kelistrikan Jakarta masih dalam pemulihan yang bersifat darurat.

“Beban yang biasanya dipikul GITET Gandul untuk sementara malam ini dipikul oleh PLTGU Muara Karang. Jadi PLTGU Muara Karang kerja keras malam ini,” cetus Bambang kepada detikFinance, Rabu (25/4/2012).

Namun, kerja keras dari pembangkit di Muara Karang hanya terjadi sampai sekitar pukul 22.00 WIB. Selepas itu beban akan turun seiring masyarakat yang mulai beristirahat di malam hari.

“Current Transformer (CT) atau alat ukur arus yang rusak, malam ini diganti dengan spare part yang sama yang didatangkan dari Bandung. Besok pagi perbaikan/pemasangan CT selesai sehingga GITET Gandul akan normal,” jelas Bambang.

Seperti diketahui, pada pukul 13.12 WIB hari ini terjadi gangguan pada gardu induk tegangan ekstra tinggi (GITET) PLN di Gandul Jakarta. Ini menyebabkan beberapa wilayah di Jakarta mengalami pemadaman. Gangguan terjadi setelah jaringan CT (Transformator Center Tap/Trafo CT) atau pengukur arus di gardu tersebut meledak.

Berikut wilayah yang mengalami pemadaman listrik versi PLN:

  1. Bintaro
  2. Depok
  3. Casablanca
  4. Karet
  5. Cengkareng
  6. Grogol
  7. Kebon Sirih
  8. Duri
  9. Budi Kemuliaan.
Categories
Aneh Dan Lucu

Pemerintah Kota Depok Akui Gagal Melindungi Minimarket Hingga Keluarkan Larangan Minimarket Beroperasi 24 Jam


Pemerintah Kota Depok resmi mengeluarkan larangan kepada pengelola minimarket untuk beroperasi 24 jam. Hari ini, Wakil Wali Kota Depok Idris Abdul Somad menyebarkan surat edaran ikhwal larangan tersebut ke sejumlah minimarket. “Dengan adanya surat ini, minimarket sudah tidak boleh beroperasi 24 Jam,” kata Idris saat mendatangi minimarket Alfamart di Jalan Nusantara, Pancoran Mas, Depok, Selasa, 3 April 2012.

Surat edaran yang ditandatangani Wali Kota Nurmahmudi Ismail pada 21 Maret 2012 itu berisi empat poin, yakni pelaksanaan Perda Nomor 3 Tahun 2011 Pasal 55 tentang jadwal operasional minimarket mulai pukul 08.00-22.00, pada hari besar agama, nasional, dan libur panjang. Operasional minimarket bisa lewat dari pukul 22.00 asalkan mendapat izin dari dinas terkait.

Pengelola minimarket yang tidak mematuhi aturan diancam sanksi berupa pencabutan izin. “Ini khusus minimarket yang ada di Depok,” kata Idris.

Rusmanto, 26 tahun, kepala Alfamart di Jalan Nusantara, mengatakan dirinya sudah mengetahui larangan itu. Selama ini, pengelola belum menjalankannya karena masih menunggu surat edaran resmi. “Mulai malam ini, kami akan tutup sesuai dengan aturan,” katanya.

Dengan adanya aturan itu, kata Rusmanto, pengelola akan mengatur ulang jadwal kerja pegawai toko. Jika sebelumnya jam kerja dibagi dalam tiga shift, mulai hari ini hanya dua shift. “Karyawan yang tidak kebagian shift akan dipindah ke toko lain,” katanya.

Larangan buka 24 jam ini diberlakukan pemerintah Depok terkait maraknya aksi perampokan di minimarket. Umumnya, pelaku beroperasi tengah malam dan korbannya adalah minimarket 24 jam