Category Archives: Lain Lain

Kursus Makeup Glamour Party Workshop Beauty with Reza Azru


Glamour Party Make Up Workshop dan Kursus sehari bersama Makeup Artist Reza Azru

Glamour Party Make up Workshop with Reza Azru

Bagaimana mendapatkan hasil makeup yang glamour untuk ke pesta tanpa terlihat medok. Dibimbing secara ekslusif oleh Reza Azru. Tempat terbatas hanya untuk 30 Orang. Tempat duduk berdasarkan nomor pendaftaran.

Materi : Blending Foundation, Contouring, Perfect Brows, Bleding Eye Shadow, Lipstick Application.

Peserta wajib membawa model sendiri, makeup tool dan bulu mata.

Kursus seminar workshop diadakan di Jakarta Design Center – Slipi Lantai 6, Lotus 3 pada hari Jumat, 23 September 2016 (09:00 – 17:00)

Pemerintah Rilis Aturan Penyediaan Listrik untuk Apartemen


Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) secara resmi merilis beleid teranyar mengenai mekanisme penyediaan tenaga listrik untuk bangunan yang berada di kawasan terbatas.

Penerbitan aturan ini sendiri dilakukan demi meningkatkan pelayanan penyediaan tenaga listrik kepada masyarakat serta mempercepat upaya penyediaan tenaga listrik untuk kepentingan umum dalam kawasan terbatas. Di mana bangunan dalam kawasan terbatas yang dimaksud meliputi rumah susun, apartemen, kondominium, pasar, pusat perbelanjaan, perkantoran, pergudangan hingga pada bangunan yang dimiliki secara individual atau bersama (strata title) untuk kegiatan lainnya.

“Dalam rangka meningkatkan pelayanan penyediaan tenaga listrik kepada masyarakat dan percepatan penyediaan tenaga listrik untuk kepentingan umum dalam kawasan terbatas (pemerintah) perlu menetapkan peraturan menteri ESDM,” tulis Menteri ESDM Sudirman Said dalam Peraturan Menteri (Permen) ESDM No. 31 Tahun 2015 tentang Penyediaan Tenaga Listrik untuk Bangunan dalam Kawasan Terbatas yang dikutip Minggu (18/10).

Dalam Permen ESDM mengenai Penyediaan Tenaga Listrik untuk Bangunan dalam Kawasan Terbatas, pemerintah menetapkan sejumlah ketentuan dalam hal kerjasama penyambungan tenaga listrik antara pemegang Izin Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (IUPTL) dengan Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Bangunan dalam Kawasan Terbatas. Di mana dalam ketentuannya perhimpunan pemilik tidak diperbolehkan mengutip keuntungan atas penyaluran tenaga listrik pada satuan bangunan, bangunan yang menjadi bagian bersama hingga benda bersama.

Tak cuma itu, dalam beleid tersebut pemerintah juga mengatur ihwal pengenaan tarif yang dibebankan kepada pengguna listrik yang tak lain adalah pemilik atau pun penghuni satuan bangunan. Komponen pembentukan tarif sendiri akan didasarkan pada tarif tenaga listrik yang berlaku pada setiap pemegang IUPTL yang terdiri dari biaya beban dan pemakaian tenaga listrik untuk satuan bangunan, biaya tambahan meliputi biaya pemakaian daya reaktif (Rp/kVarh), biaya beban dan pemakaian tenaga listrik bagian bersama dan benda bersama, hingga pajak penerangan jalan.

“Biaya tambahan sebagaimana dimaksud menjadi tanggungjawan bersama pemilik atau penghuni satuan bangunan sesuai dengan kesepakatan. Seentara dalam tagihan biaya rincianya biaya beban dan biaya pemakaian tenaga listrik untuk satuan bagunan harus dipisahkan dengan rincian biaya tambahan,” bunyi ayat ketiga dan keempat dalam pasal 3 Permen ESDM 31/2015 tersebut.

Meski telah dirilis akhir bulan lalu, aturan mengenai penyediaan tenaga listrik untuk bangunan yang berada di kawasan terbatas sendiri akan diberlakukan mulai akhir tahun nanti. Ini mengingat dalam diktumnya Permen ESDM 31/2015 akan diberlakukan 3 bulan setelah diundang-undangkan pada 29 September 2015

Kronologi Pembakaran Rumah Ibadah Di Aceh Singkil


Kapolri Jenderal Badrodin Haiti menegaskan bentrokan warga di Aceh Singkil karena ada kesalahpahaman antar warga. Bentrokan ini diawali dengan peristiwa pembakaran tempat ibadah. Kemarin sudah ada kesepakatan antara Pemda dengan masyarakat terkait adanya 21 gereja bermasalah karena tak miliki izin. Sehingga oleh Pemda akan ditertibkan, atas desakan warga akan dilakukan pembongkaran,” kata Kapolri di rumah dinasnya, Jl Pattimura, Jaksel, Selasa (13/10/2015).

Badrodin menjelaskan, sebenarnya dalam pertemuan kemarin malam, sudah disepakati bahwa pembongkaran rumah ibadah akan dilakukan pada 19 Oktober. Namun, ada warga lain yang malah melakukan pembakaran. “Tadi malam sudah ada Pemda dan warga, untuk pembongkaran akan dilakukan pada tanggal 19 Oktober 2015. Rupanya perwakilan warga ini tak diakui oleh warga yang melakukan pembakaran,” jelas Badrodin. Sekitar 500-an orang mendatangi rumah ibadah yang berada di Desa Sukamakmur, Kecamatan Gunung Meriah. Warga langsung membakar tempat ibadah itu, padahal tempat ibadah itu sudah dijaga petugas kepolisian.

“Sehingga tadi pagi jam 8.00 WIB warga sudah kumpul di masjid, Kajang Bawah, Simpang Kanan, Sigil. Jam 10,00 WIB mereka bergerak ke tugu, kemudian dihadang pasukan TNI-Polri. Sehingga mereka menuju ke rumah ibadah GHKI Desa Sukamakmur, Kecamatan Gunung Meriah,” ungkap Badrodin. “Tiap-tiap gereja tadi sudah dilakukan pengamanan oleh TNI-Polri, karena objeknya cukup banyak hanya diamankan sekitar 20 orang. Warga massanya 500, mereka menyebar dengan motor dam menuju gereja dan membakar,”

Setelah peristiwa pembakaran inilah bentrok terjadi. Warga yang melakukan pembakaran tempat ibadah bentrok dengan warga yang menjaga rumah ibadah. Kapolri mengatakan, seorang warga tewas dalam bentrokan antar kelompok warga di Aceh Singkil. Sedangkan empat warga lainnya mengalami luka-luka. Satu dari empat korban luka itu merupakan Anggota TNI bernama Praka S. Anggota TNI tersebut mengalami patah gigi.

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan, bentrok antar warga di Aceh Singkil dipicu dari pembakaran sebuah rumah ibadah. Usai membakar rumah ibadah, para pelaku lalu bertikai dengan warga yang menjaga rumah ibadah. “Setelah bakar gereja massa bergerak ke Dangguran, Kecamatan Simpang Kanan, di sana terjadi bentrok dengan warga yang menjaga gereja tadi. Di situ terjadi korban,” kata Kapolri di rumah dinasnya, Jl Pattimura, Jaksel, Selasa (13/10/2015).

Dalam bentrokan itu, seorang warga tewas terkena tembakan. Dugaan sementara, warga yang tewas terkena tembakan airgun. “Menurut saya ini bukan senapan angin, tapi airgun, tapi kepastiannya akan kami cek di forensik,” jelas Badrodin. Selain satu warga tewas tertembak, bentrokan yang melibatkan sekitar 700an orang ini juga menelan korban luka. 4 warga, satu di antaranya merupakan anggota TNI mengalami luka-luka.

“Satu dari empat korban luka itu merupakan Anggota TNI bernama Praka S. Anggota TNI tersebut mengalami patah gigi,” tutur Badrodin. Diberitakan sebelumnya, bentrokan antar warga di Aceh Singkil ini bermula dari penyerangan rumah ibadah karena warga memprotes 21 bangunan gereja yang tidak memiliki izin. Warga yang mendesak pembongkaran gereja sempat berdialog dengan pemda setempat sehingga tercapai kesepakatan eksekusi pembongkaran dilakukan pada Senin (19/10) pekan depan.

Namun ada kelompok warga yang tidak terima dengan kesepakatan ini dengan alasan, warga yang ikut dalam dialog bersama Pemda bukan perwakilan dari warga yang menolak rumah ibadah tanpa izin. Kelompok warga inilah yang melakukan pembakaran gereja. Pasca bentrok tadi siang, warga di Aceh Singkil diimbau menahan diri. Masyarakat diminta untuk tidak terprovokasi dengan ulah pihak tidak bertanggung jawab.

“Semua pihak baik Islam maupun Kristen agar kita sama-sama menahan diri. Hal ini perlu agar tercipta kembali suasana damai dan kondusif,” kata Wakil Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid, saat dihubungi detik, Selasa (13/10/2015). Menurut Dulmusrid, Pemkab Aceh Singkil juga meminta tokoh-tokoh agama agar dapat menenangkan masyarakat. Hingga kini, Pemkab Aceh Singkil masih terus mencari solusi terhadap permasalahan rumah ibadah di sana.

Pasca bentrok tadi siang, jelas Dulmusrid, bupati bersama dirinya sudah turun kelokasi untuk berkoordinasi dengan semua pihak. Kondisi di sana dikabarkan mulai kondusif. Sejumlah aparat TNI dan Polisi masih berjaga-jaga di Desa Dangguran, Kecamatan Simpang Kanan tempat terjadinya bentrokan dan Desa Sukamakmur, Kecamatan Gunung Meriah.”Aparat keamanan berjaga-jaga untuk mencegah kemungkinan terjadinya bentrok susulan,” ungkapnya.

Bentrokan di Gunung Meriah terjadi saat sekelompok massa hendak membongkar rumah ibadah tanpa izin. Aksi mereka ternyata mendapat perlawanan dari kelompok massa lain. Akibatnya bentrokan pecah sehingga menyebabkan satu orang tewas, satu rumah ibadah dibakar dan sejumlah warga terluka. Kapolri Jenderal Badrodin Haiti telah menerima laporan dari jajarannya terkait bentrokan antar warga yang diawali pembakaran rumah ibadah di Aceh Singkil. Menurut Kapolri, berdasarkan temuan di lapangan, kuat dugaan bentrokan warga ini direncanakan.

“Kalau melihat dari senjata tajam yang mereka bawa, kami menduga gerakan ini sudah direncanakan,” kata Kapolri di rumah dinasnya, Jl Pattimura, Jakarta Selatan, Selasa (13/10/2015). Agar bentrokan tidak meluas, Babdrodin langsung menginstruksikan jajarannya untuk memperketat pengamanan. Perbatasan menuju Sumut menjadi salah satu fokus pengamanan. “Kemudian kita lakukan penyekatan di perbatasan yang menuju Sumut, di antaranya berbatasan dengan Tapanuli Tengah, dengan Fakfak Barat, dan Dairi,” jelas Badrodin.

Pasukan tambahan pun sudah diterjunkan. Kapolri berharap agar warga tak mudah terpancing, sehingga bentrokan susulan bisa dicegah. “Oleh karena itu saya minta untuk menahan diri agar jangan sampai masyarakat terpancing oleh provokasi melalui SMS-SMS. Saya berharap semua warga menahan diri dan menyelesaikan kasus ini secara hukum,” tegasnya. “Tentu kita melakukan upaya untuk penyelesaian kasus ini secara damai. Tapi kan tentu tidak hanya Polri, tapi Pemda dan pihak terkait untuk menyelesaikan masalah perizinan ibadah ini,” imbuh Badrodin.

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti menyebut ada 20 orang yang ditangkap akibat pembakaran gereja disusul bentrokan antar warga di Aceh Singkil. “Ada 20-an orang yang ditangkap, masih didalami apakah yang ditangkap ini apakah terlibat. Kami tindak tegas,” kata Badrodin di rumah dinasnya Jalan Pattimura, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (13/10/2015). Selain itu polisi juga mengamankan 20 motor, 3 mobil pikap, 3 mobil colt diesel dan senjata tajam yang digunakan yakni parang, kapak juga batang bambu.

“Saya minta untuk menahan diri agar jangan sampai masyarakat terpancing oleh provokasi melalui SMS-SMS. Saya berharap semua warga menahan diri dan menyelesaikan kasus ini secara hukum,” paparnya. Penyerangan rumah ibadah ini terjadi karena warga memprotes 21 bangunan gereja yang tidak memiliki izin. Warga yang mendesak pembongkaran gereja sempat berdialog dengan pemda setempat sehingga tercapai kesepakatan eksekusi pembongkaran dilakukan pada Senin (19/10) pekan depan.

Namun ada kelompok warga yang tidak terima dengan kesepakatan ini dengan alasan, warga yang ikut dalam dialog bersama Pemda bukan perwakilan dari warga yang menolak rumah ibadah tanpa izin Pagi tadi sekitar pukul 10.00 WIB mereka bergerak namun dihalangi personel TNI dan Polri. “Sehingga mereka menuju ke rumah ibadah GHKI Desa Suka Makmur, Kecamatan Gunung Meriah,” sambungnya. “Warga massanya 500. Mereka menyebar dengan sepeda motor dan menuju gereja dan membakar,” ujar Badrodin. Usai membakar gereja, massa bergerak ke Dangguran, Kecamatan Simpang Kanan dan bentrok dengan kelompok warga yang menjaga gereja.

Ahok Gagal Sediakan Toilet Di Gelora Bung Karno


Sejak berlatih renang di Stadion Renang Senayan dua tahun lalu, Danta Pratama (20) berhadapan dengan persoalan yang sama. Sebelum latihan dimulai, perenang putra anggota klub Pari Sakti itu mesti sembunyi-sembunyi berganti pakaian di balik tembok pemisah kolam pemanasan dan kamar ganti.Setelah latihan, mereka kebingungan mau berbilas di mana. Minggu (2/8) lalu, Danta memutuskan untuk berbilas di rumahnya di Kebon Jeruk, Jakarta. “Tidak ada air,” katanya.

Atlet yang saat itu tengah bersiap diri untuk terjun di Kejurnas Renang di Solo, Jawa Tengah, tentu kecewa, tapi ia tidak bisa berbuat apa-apa. Apalagi, hilangnya air dari kamar bilas sudah terlalu sering ia alami. Stadion Renang Senayan sebenarnya dilengkapi dua ruang ganti, masing-masing untuk laki-laki dan perempuan. Namun, para atlet renang cenderung menghindari kamar ganti dan memilih mengganti pakaian di balik tembok.

Maklum, kondisi kamar ganti kolam renang Senayan jauh dari layak. Dari empat toilet, dua tidak berfungsi lantaran saluran airnya macet. Dua sisanya bisa digunakan, tetapi pintunya tidak bisa ditutup rapat. Deretan keran air untuk membilas tubuh hanya satu yang berfungsi. Karena air tidak mengalir, bau tak sedap segera menyeruak dari kamar ganti itu. Kondisi serupa terlihat di Lapangan Panahan Senayan yang juga akan dipakai untuk arena Asian Games 2018. Dua toilet di lapangan itu tidak berfungsi lantaran tidak ada air yang mengalir. Sebulan yang lalu, ada seorang pengunjung lapangan panahan yang kebelet buang air kecil. Dia bertanya di mana toilet berada.

Seorang petugas lapangan panahan menjawab tidak ada toilet di arena itu. “Kalau mau pipis di bawah pohon itu aja Mas,” katanya menunjuk sebuah pohon mangga di tepi lapangan. Ashari (58), petugas parkir di lapangan panahan, mengatakan hal yang sama. “Dulu (atlet) cowok juga kalau mau pipis ya (pergi) ke bawah pohon mangga itu,” katanya.

Bagaimana dengan atlet putri? Mereka hanya punya dua pilihan: menahan buang air kecil atau mencari toilet tumpangan di kantor-kantor di sekitar lapangan panahan. Rona Siska Sari, atlet panahan nasional, memilih alternatif pertama ketika ia merasakan “panggilan alam” muncul di sela-sela latihan, pekan lalu. “Saya berusaha untuk tidak pipis setiap di sini. Kalau tidak bisa ditahan, saya menumpang toilet di kantor-kantor terdekat. Habis, mau bagaimana lagi,” ujarnya.

Di Stadion Utama Gelora Bung Karno yang akan menjadi arena upacara pembukaan dan penutupan Asian Games 2018, toilet yang tersedia tak kalah buruk. Saking buruknya, Silvester Kurnia (15), karateka yang sedang berlatih di lantai dua Pintu IV GBK, mengurungkan niatnya untuk buang hajat di toilet yang tersedia. “Airnya enggak ada,” katanya kepada dua temannya sesama karateka. Mereka pun beralih ke toilet di lantai satu. Kondisi toilet itu sedikit lebih baik. Meski tidak ada air yang mengalir melalui keran, tersedia air dalam jumlah terbatas di ember plastik. Kondisi toilet di pintu lainnya di GBK kurang lebih sama. Air hanya tersedia di ember.

Kepala Unit Stadion Utama GBK Tubani menjelaskan, instalasi air di Stadion Utama GBK tidak pernah diganti sejak dibangun tahun 1959. Kini, instalasi air yang tua itu bocor di mana-mana. Akibatnya, air tidak bisa mengalir ke 48 toilet yang ada di sana. Urinoir pun tak bisa dibilas dalam waktu lama sehingga berbau pesing. Bau pesing kian menyengat setelah Stadion Utama dipakai untuk pertandingan sepak bola, konser musik, atau kegiatan massal lainnya. Setelah digunakan penonton, toilet baru bisa dibersihkan esok harinya. Itu pun kalau ada pasokan air.

Jika tidak ada pertandingan atau latihan, toilet-toilet itu ditutup. Pengunjung GBK yang ingin buang hajat mesti menggunakan toilet umum di sekitar GBK yang kondisinya lebih buruk. Di toilet umum, sekitar 25 meter dari Pintu VI, empat dari delapan urinoirnya mampet. Sisa cairan berbau pesing menggenang di sana. Sampah berupa tisu dan puntung rokok berserakan di lantai yang tergenang air kotor.

“Saya mau muntah (ketika masuk ke toilet itu), tapi saya tidak bisa menahan (hajat) lagi,” ujar Chandra Arif, pengunjung GBK. Ia makin kesal karena ia mesti membayar Rp 2.000 untuk menggunakan toilet itu. Direktur Utama Pusat Pengelolaan Kompleks GBK Novel Hasan mengungkapkan, pihaknya mengucurkan dana Rp 10 miliar per tahun untuk memelihara kebersihan seluruh Kompleks GBK. Di luar itu, ada biaya perawatan yang disesuaikan kebutuhan.

Dana sebesar itu rupanya belum cukup untuk sekadar membuat toilet di Kompleks GBK tidak berbau busuk lantaran tak tersedia air. Ini baru bicara soal fasilitas dasar, yakni toilet. Fasilitas lain, seperti tempat pertandingan, tempat latihan, peralatan, dan area penonton, juga masih jauh dari layak di beberapa arena. Kolam renang Senayan, misalnya, kini hanya berukuran 50 x 20 meter, berkedalaman 3 meter, dan lintasan 8 buah. Padahal, Federasi Renang Internasional (FINA) mensyaratkan ukuran kolam renang standar internasional adalah 50 x 25 meter, kedalaman 5 meter, dan lintasan 10 buah.

FINA juga mensyaratkan, arena akuatik minimal terdiri dari empat kolam, yakni kolam renang, kolam polo air, loncat indah, dan kolam pemanasan. Saat ini, arena akuatik Senayan hanya memiliki tiga kolam. Kondisi kolam yang ada pun memprihatinkan. Keramik di dasar dan tepi kolam banyak yang pecah sehingga membahayakan atlet. Gilbert Garcia (20), atlet renang yang setiap hari latihan di kolam renang Senayan, mengaku sering mengalami luka gores di kaki dan tangan akibat terantuk keramik yang pecah.

Di Stadion Madya yang menjadi arena atletik, lintasan untuk pemanasan atlet belum dilapisi bahan sintetis atau karet sesuai standar internasional. Saat ini, lintasan pemanasan berupa tanah merah sehingga ketika ada atlet yang berlari, debu halus segera beterbangan.

Peralatan latihan dan perlengkapan stadion juga sudah usang. Matras-matras untuk lompat galah robek di berbagai sisi. Bangku-bangku penonton sudah lapuk. Arena yang kondisinya cukup baik adalah Stadion Tenis dan Istora Senayan. Kementerian Pemuda dan Olahraga berencana merenovasi 10 arena di Kompleks GBK yang akan digunakan untuk Asian Games 2018. Kemenpora menyediakan dana awal sekitar Rp 200 miliar.

Waktu yang tersisa untuk merenovasi ke-10 arena itu sekitar 18 bulan. Setelah itu, semua arena harus sudah siap digunakan untuk uji coba pertandingan mulai Juli 2017. Masalahnya, Kemenpora saat ini baru dalam tahap menyusun perencanaan anggaran untuk setiap arena yang akan direnovasi. Deputi V Kemenpora Gatot S Dewa Broto berharap, seluruh proses perencanaan dijadwalkan selesai pada akhir November 2015, dilanjutkan pengerjaan renovasi pada awal 2016.

Proses renovasi kemungkinan akan berkejaran dengan waktu. Jika tidak selesai pada waktunya, bangsa ini mungkin akan menyambut ribuan atlet dari 48 negara-negara di Asia, pelatih, jurnalis, dan turis dengan fasilitas ala kadarnya dan toilet beraroma pesing.

Hayriantira Mantan Asisten Presdir XL Hilang Sejak November 2014


Operator seluler XL belum mau berspekulasi mengenai nasib Hayriantira
(37), mantan asisten presiden direktur XL yang hilang sejak November 2014. Semua diserahkan pada polisi. “Saat ini kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan dari pihak yang berwenang, namun untuk lebih detailnya kami masih menunggu hasil penyelidikan yang utuh dari pihak kepolisian. Kami sangat berharap kasus ini dapat segera selesai dengan baik,” kata General Manager Corporate Communication XL Tri Wahyuningsih saat dihubungi.

Menurut keterangan dari pihak kepolisian, keluarga sudah tidak bisa menghubungi korban sejak November 2014 lalu. Saat itu, keluarga telah melakukan pencarian korban ke teman-teman dan orang terdekat korban. Hingga akhirnya, keluarga membuat laporan orang hilang di Polda Metro Jaya pada tanggal 14 April 2015 lalu. Dalam laporan tersebut, keluarga menyebut Hayriantira sebagai sekretaris Direktur Utama. Pihak keluarga berharap, polisi dapat segera menemukan korban dengan selamat.

Sumber menyebutkan, kabar soal nasib Rian sudah beredar di kalangan internal XL. Ada yang menyebut Rian ditemukan di sebuah lokasi. Namun belum jelas bagaimana nasibnya. Sejauh ini, semua masih spekulasi. Polisi masih melakukan penyelidikan dan penelusuran lebih jauh. “Harapan kami dan tentunya keluarga, korban bisa ditemukan dalam keadaan selamat. Kami masih bekerja dan terus bekerja untuk mengungkap ini,” kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan.

“Anggota saya masih di lapangan, mudah-mudahan ada titik terang,” sambungnya. Pihak keluarga tengah harap-harap cemas menantikan kabar Hayriantira (37), asisten cantik Presiden Direktur XL yang dilaporkan menghilang sejak November 2014 lalu. Penyelidikan Polda Metro Jaya sampai saat ini belum menemukan titik terang keberadaan Rian, sapaan akrab korban.

“Memang betul ada laporan orang hilang yang kami terima dan sampai saat ini anggota masih melakukan penyelidikan kasus ini,” kata Khrisna. Informasi yang dihimpun, Rian adalah seorang ibu dengan anak dua. Rian tinggal di rumah kontrakan di kawasan Kelapa Dua, Depok. Sebelum hilang, Rian sudah 13 tahun 3 bulan bekerja di XL. Di mata rekan-rekannya, Rian adalah wanita yang ramah, murah senyum dan supel.

Rian dilaporkan hilang oleh keluarganya pada tanggal 14 April 2015 itu. Jauh sebelum dilaporkan, tepatnya bulan November 2014, pihak keluarga sudah hilang kontak dengan korban. Sumber menyebut, Rian sempat menitipkan dua anaknya pada mantan suami yang bekerja di sebuah perusahaan teknologi tak lama sebelum hilang. Belum jelas, apa maksud menitipkan anak tersebut. Polisi masih menelusurinya. Hayriantira (37), asisten cantik Presdir XL, dilaporkan hilang oleh keluarganya, sejak November 2014 lalu. Perempuan yang akrab disapa Rian itu masih eksis di media sosial sampai awal Oktober tahun lalu.

Rian yang memakai akun @riantira di Twitter, terakhir ngetweet pada 15 Otober 2014. Saat itu dia tengah bertegur sapa dengan seorang rekannya. “chemistrynya nyambung, kita senada terus ya Ndriiii,” kata Rian kepada seorang teman perempuannya. Di linimasa Twitter, Rian tergolong jarang berkicau. Dalam sebulan dia kira-kira hanya berkicau sekitar 6-7 kali, itu pun lebih ke postingan dia di path yang sudah tersinkronkan dengan Twitter.

Sejak pertama kali berkicau pada Maret 2011, Rian sampai saat ini telah ngetweet sebanyak 740 kali. Per Rabu (5/8/2015) pukul 15.40 WIB, dia memiliki 132 followers. Hingga saat ini Rian belum diketahui nasibnya. Keluarga telah melaporkan hilangnya korban ini ke Polda Metro Jaya. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Khrisna Murti saat dikonfirmasi, membenarkan adanya laporan tersebut. “Memang betul ada laporan orang hilang yang kami terima dan sampai saat ini anggota masih melakukan penyelidikan kasus ini,” kata Khrisna.

Berdasarkan penelusuran, Rian saat hilang bekerja sebagai asisten Presiden Direktur XL. Kala itu, XL masih dipimpin oleh Hasnul Suhaimi. Kini, jabatan Presiden Direktur dipegang oleh Dian Siswarini. Operator seluler XL Axiata tak mau berspekulasi tentang kasus hilangnya Hayriantira (37), karyawati yang dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak November 2014 lalu. Dia terakhir bekerja pada bulan Oktober 2014.

Kasus ini sendiri telah dilaporkan keluarga ke Polda Metro Jaya. Saat kejadian, Hayriantira masih menjabat sebagai asisten President Director & CEO XL. “Statusnya dia mantan karyawan XL. Terakhir ngantor Oktober (2014),” ungkap General Manager Corporate Communication XL Tri Wahyuningsih saat dihubungi). Rian dilaporkan hilang oleh keluarganya pada tanggal 14 April 2015 itu. Jauh sebelum dilaporkan, tepatnya bulan November 2014, pihak keluarga sudah hilang kontak dengan korban. Dalam laporan tersebut, keluarga menyebut Rian sebagai sekretaris Direktur Utama. Pihak keluarga berharap, polisi dapat segera menemukan korban dengan selamat.

Berdasarkan penelusuran, Rian saat hilang bekerja sebagai asisten Presiden Direktur XL. Kala itu, XL masih dipimpin oleh Hasnul Suhaimi. Kini, jabatan Presiden Direktur dipegang oleh Dian Siswarini. Rian menjadi asisten CEO sejak tahun 2011 sampai terakhir dilaporkan hilang atau sekitar 4 tahun 8 bulan. Sebelumnya, dia menjabat sebagai account manager VoIP and Wholesales Business.

Berikut catatan karier Rian selengkapnya:

– Mei 2001- Oktober 2003 Financial and Technical Adm.
– November 2003- Juni 2004 Secretary to Head of Inter-Carrier Relations
– Juli 2004- Oktober 2005 Data Executive International Roaming
– November 2005 – Desember 2009, International Roaming Coordinator
– Account manager VoIP and Wholesales Business.
– 2011-2014 Business Assistant to President Director

Kasus hilangnya karyawati provider telekomunikasi XL, Hayriantira (38) hingga kini masih menjadi misteri. Hayriantira yang akrab disapa Rian dilaporkan hilang sejak November 2014. Penelusuran dari akun twitter milik Hayriantira, @Riantira diminta keluar dari persembunyiannya. Seorang wanita, @Mrs Thika me-mention Riantira pada Kamis 20 Juli 2015. Dia menulis: @Riantira tlg keluarlah dr persembunyianmu, tlg suamiku…suamiku kena mslh krn beli mbl kamu & kamu menghilang…tlg kami, Rian… Riantira cukup aktif mengupdate kegiatannya melalui media sosial berlogo burung itu. Rian memiliki 138 pengikut sejak aktif di twitter, empat tahun lalu. Kasubdit Jatanras Polda Direskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Herry Heryawan membenarkan hilangnya Rian.

“Keluarga korban sudah melaporkan kehilangan anaknya sejak November 2014, sampai saat ini masih diselidiki,” ujar Herry, Rabu (5/8).Hanya saja, laporan pengaduan secara resmi baru dilakukan keluarga ke Kepolisian pada April 2015.
“Keluarga membuat laporan pada 14 April 2015 yang lalu,” tegas Herry. Mengutip keterangan keluarga Rian, Herry menyatakan pihak keluarga telah berupaya mencari keberadaan Rian dengan menghubungi orang dekat dan teman-teman Rian. Sejak menghilang, kata Herry, Rian tidak dapat dihubungi melalui telepon.

Akmal Anak Ajaib Di Desa Mangempang Gowa Yang Mampu Bertelur


Kehebohan terjadi di Dusun Kampong Beru, Desa Mangngempang, Kecamatan Bungaya, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, setelah beredar kabar tentang seorang bocah laki-laki bernama Akmal (12) yang disebut telah bertelur tiga kali. Kehebohan semakin menjadi karena detik-detik saat Akmal mengeluarkan telur dari duburnya yang direkam oleh tetangganya menggunakan kamera telepon seluler mulai ramai beredar pada Kamis (4/6/2015).Akmal adalah putra ketiga pasangan Muhammad Ruslim (42) dan Nawasiah (42). Akmal diketahui terlahir kembar bersama seorang bocah perempuan bernama Jusmala (12). Akmal pun memiliki kelainan fisik berupa ukuran kaki yang kecil sebelah.

Akmal dikabarkan mulai mengeluarkan telur dari dubur sejak Kamis, 28 Mei 2015 lalu. Saat itu, Akmal mengalami sakit perut dan terasa ingin membuang hajat. Telur pertama keluar bersamaan dengan tinja. Telur kedua dikabarkan keluar pada hari Minggu, 31 Mei 2015. Saat hendak mengeluarkan telur, Akmal masih merasakan sakit perut yang sama seperti pertama kali. Telur pertama dan kedua ini kemudian dipecahkan oleh sekretaris desa (sekdes) setempat.

“Saya pecahkan dan isinya berwarna putih tidak ada kuningnya, tapi kental sekali seperti telur setengah masak,” ujar Arifuddin, Sekdes Mangngempang. Sementara telur ketiga keluar pada hari Senin, 1 Juni 2015, di rumah pamannya. Pamannya yang penasaran atas fenomena yang terjadi pada keponakannya itu kemudian merekam proses dikeluarkannya telur melalui kamera telepon seluler. “Saya awalnya tidak percaya, makanya saya rekam dan ternyata memang betul,” kata Dari.

Telur ketiga itu berbentuk dan seukuran telur ayam biasa, berwarna agak kecoklatan, tetapi memiliki garis seperti urat-urat dan berbintik kecoklatan. Telur ketiga tersebut hingga saat ini disimpan oleh pihak keluarga, sambil menunggu tim medis setempat datang melakukan pemeriksaan. “Sampai sekarang kami masih menunggu tim medis untuk melakukan pemeriksaan. Sebab, saya juga khawatir jangan sampai ada apa-apa dengan anak saya dan awalnya saya tidak percaya, tapi setelah melihat rekaman videonya ternyata memang ini nyata,” kata Muhammad Ruslim.

Akmal (12), anak asal Dusun Kampong Beru, Desa Mangempang, Kecamatan Bungaya, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, diduga mengalami fenomena medis yang disebut corpus alienium. Sudah tujuh benda serupa telur yang keluar dari duburnya sejak pekan lalu. Orangtua Akmal, Ruslim (42), membawa bocah tersebut ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syech Yusuf Sungguminasa, Senin (8/6/2015) sekitar pukul 11.00 Wita.

Akmal (12) bocah asal Dusun Kampone Beru, Desa Mangempang, Kecamatan Bungaya, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, kembali bertelur. Kali ini, putra pasangan Ruslim (42) dan Nawasiah (42) itu mengeluarkan dua butir telur. Atas fenomena ini, pemerintah desa setempat mengaku akan segera melaporkan peristiwa ini ke pihak dinas terkait. Minggu (7/6/2015), Akmal diketahui bertelur sekitar pukul 15.00 Wita. Sebelumnya pada Sabtu (6/6/2015) Akmal juga sempat bertelur dengan disaksikan oleh puluhan warga setempat. Bahkan sejumlah warga merekam momentum fenomena ini dengan kamera telepon seluler.

Sebelum bertelur, Akmal merasakan sakit perut sejak pagi hari dan langsung dibantu oleh dukun beranak hingga akhirnya mengeluarkan telur pada pukul 15.00 Wita. Satu menit berselang, telur kedua juga keluar. “Sejak tadi pagi sakit perut, jadi saya bilang sama orang kalau kayaknya ada lagi telur yang mau keluar,” ujar Akmal di tengah kerumunan warga. Sejauh ini, jumlah telur yang telah dikeluarkan Akmal telah mencapai lima butir. Telur pertama dan kedua sendiri sebelumnya sudah dipecahkan untuk mengetahui isi telur. Sementara selebihnya kini disimpan oleh pihak keluarga.

Rencananya pemerintah setempat akan melaporkan fenomena ini ke Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa dengan harapan akan diteliti penyebab telur keluar dari Akmal. “Saya awalnya cuma mendengar, tapi kemarin saya saksikan langsung saat bertelur dan langsung dua butir jadi kalau tidak ada halangan saya akan laporkan langsung ke Dinas Kesehatan agar datang ke sini dan meneliti apa sebabnya kenapa ada manusia yang bertelur,” kata Abdul Aziz Buhari, Kepala Desa Mengempang.

Diberitakan sebelumnya bahwa bocah kelas VI sekolah dasar ini mampu bertelur dan membuat warga heboh. Pasalnya, proses keluarnya telur ini terekam kamera telepon seluler yang dilakukan oleh warga setempat.Khawatir dengan kesehatan Akmal (12) yang kembali mengeluarkan benda seperti telur, orangtua Akmal akhirnya membawa anaknya itu ke rumah sakit. Akmal kembali mengeluarkan benda seperti telur dari tubuhnya, Senin (8/6/2015) sekitar pukul 07.30 Wita.

Keanehan yang dialami Akmal membuat heboh warga di sekitar tempat tinggalnya di Dusun Kampong Beru, Desa Mangempang, Kecamatan Bungaya, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.Akmal mengeluarkan telur keenam pada pagi hari setelah merasakan sakit perut sejak dini hari. Namun, telur keenam tidak sebesar telur pertama hingga kelima yang berukuran sebesar telur ayam. Telur keenam kali ini hanya berukuran kelereng. “Tadi pagi bertelur lagi, jadi saya terpaksa bawa sekarang anak saya ke rumah sakit. Mudah-mudahan bisa diobati,” kata Ruslim, orangtua Akmal.

Sementara pihak rumah sakit yang dikonfirmasi mengaku masih menunggu kedatangan pasien lantaran jarak antara rumah sakit dan rumah pasien mencapai 130 kilometer dengan medan yang menanjak dan menikung.”Iya, kami sudah dengar informasinya dan sementara kami menunggu,” ujar Abdul Rahman, salah seorang petugas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syech Yusuf Sungguminasa.Di rumah sakit, Akmal langsung menjalani proses pemeriksaan oleh tim medis di ruang unit gawat darurat (UGD) serta dibawa ke ruang radiologi untuk menjalani foto rontgen. Dari hasil foto rontgen pihak rumah sakit, tampak jelas benda serupa sebutir telur masih bersarang di perut bagian pelvis atau punggung. Berselang satu jam, Akmal kembali mengeluarkan telur ketujuh di ruang UGD.

Tim medis yang dikonfirmasi terkait dengan hal ini mendiagnosis bahwa Akmal mengalami fenomena corpus alienium atau kemunculan benda asing dalam tubuh manusia. “Diagnosa sementara ini masuk dalam kasus corpus alienium, namun penyebab keberadaan benda asing seperti ini dalam dunia medis tak ada teorinya,” jelas dokter Ferliyani, anggota tim dokter RSUD Syech Yusuf Sungguminasa. Telur ketujuh yang dikeluarkan di rumah sakit kini tengah berada di ruang laboratorium untuk diselidiki secara medis.

Ramalan dan Peruntungan Di Tahun Kambing


Dari perhitungan kalender Cina, Tahun Kambing akan dimulai Kamis, 19 Februari 2019. Apa saja yang akan terjadi di tahun ini? Suhu Aleng, paranormal ternama Kota Pontianak, meramalkan setidaknya ada tiga kapal tenggelam pada tahun Kambing Kayu ini. “Selain itu, kecelakaan pada transportasi darat akan sering terjadi. Hal ini karena ada bercak darah pada tanduk kambing,” kata Aleng pada Rabu, 18 Februari 2015.

Aleng juga meramalkan bencana banjir akan kerap terjadi sepanjang tahun 2015. Hal ini ditandai dengan musim hujan yang lebih panjang dari sebelumnya. Banjir ini tidak hanya terjadi di Kota Pontianak saja, tetapi akan melanda kota-kota lainnya.

Bencana kebakaran pun akan melanda beberapa pertokoan di Kota Pontianak, dan beberapa kota niaga di Kalimantan Barat. Hal ini, kata dia, terjadi karena sifat kayu pada Tahun Kambing. Unsur kayu yang mudah terbakar akan menjadi penyebabnya. Untuk itu, kata dia, masyarakat diminta untuk waspada. Beberapa wabah penyakit, kata dia, juga akan muncul pada pertengahan tahun.

Paranormal ternama Kota Pontianak, Suhu Aleng, mengatakan bagi sebagian warga Tionghoa, tahun Kambing Kayu merupakan momok yang cukup mencemaskan. Sebab, di tahun Kambing Kayu penuh bencana dan kecelakaan. Keyakinan warga Tionghoa akan dampak bawaan dari sifat Kambing Kayu, menyebabkan banyak di antara mereka menunda untuk mendapatkan keturunan pada tahun ini. “Ada yang tak mau, anaknya lahir dengan shio kambing kayu,” ungkap Suhu Aleng, Rabu, 18 Februari 2015.

Bagi mereka yang bershio ayam dan kelinci, tahun ini adalah tahun keberuntungan dalam berusaha. Namun mereka yang bershio kambing, kerbau, anjing, dan naga harus penuh kehati-hatian. “Empat shio ini tidak terlalu bagus kalau saya lihat. Jadi harus penuh perhitungan,” katanya.

Suhu Aleng meramal dengan menggunakan metode trance serta membaca buku-buku ramalan Cina Kuno. Dengan metode kerasukan, Aleng harus menunggu saat tertentu untuk berkomunikasi dengan Dewi Kwan Im. Saat itu adalah setiap bulan purnama pada bulan ke-8 Imlek, bertepatan dengan festival musim gugur. Meskipun ramalannya kerap jitu, Aleng mengatakan sebaiknya masyarakat menyerahkan nasibnya kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Semua Tuhan yang mengatur. Kita hanya bisa memprediksi saja. Intinya harus banyak berdoa kepada Tuhan,” katanya. Suhu Aleng, paranormal ternama di Pontianak, mengatakan situasi politik Indonesia di tahun Kambing Kayu akan dipenuhi intrik. “Masih kelanjutan dari tahun lalu. Terutama problem besar yang belum selesai di tahun sebelumnya,” kata Suhu Aleng, Kamis 18 Februari 2015.

Situasi perpolitikan nasional, kata Aleng, akan dipenuhi gonjang-ganjing dan konflik di sepanjang 2015. Sementara itu pada bidang ekonomi, komoditas-komoditas andalan Indonesia, termasuk Kalimantan Barat, harganya belum akan membaik.

Sebelumnya beredar pula kabar bahwa shio Presiden Jokowi pun tak cocok dengan Kambing Kayu. Shio kerbau merupakan salah satu dari 12 shio dalam penanggalan Tionghoa. Orang yang bershio kerbau cenderung ulet, pekerja keras, dan kuat. Jokowi yang lahir pada 21 Juni 1961 termasuk orang yang bershio kerbau.

Menurut Aleng, anjloknya harga komoditas utama Kalimantan Barat tahun lalu membuat pertumbuhan ekonomi provinsi ini melambat. “Harga komoditas kita belum akan berubah. Ekonomi masih tidak stabil dan uang masih akan ketat,” tuturnya. Apabila tahun lalu kecelakaan pesawat menjadi heboh, untuk tahun ini Aleng meramal akan ada tragedi besar di laut.

Suhu Aleng kerap meramal dalam kondisi kerasukan. Saat kerasukan tersebut, kata-kata yang keluar dari mulutnya diyakini masyarakat Tionghoa sebagai kebenaran. Aleng mengaku saat kerasukan, Dewi Kwan Im yang merasuki tubuhnya. Aleng berprofesi pula sebagai desainer di Kota Pontianak. Usianya pertengahan 40-an, dengan rambut kelimis panjang diikat ke belakang sebagai ciri khasnya.