Tag Archives: Mobil Pembunuh No 1

Kecelakaan Beruntun Melibatkan 4 Buah Mobil Terjadi Dipuncak … 2 Tewas dan 4 Sepeda Motor Jadi Korban


Satu unit kendaraan truk hangus terbakar dalam kecelakaan beruntun yang melibatkan 10 kendaraan di Jalan Raya Puncak, Cisarua, Bogor. 4 mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan api yang melahap mobil nahas tersebut. “Mobil pemadam sudah dilokasi, ada 4 unit. Ini segera dipadamkan karena khawatir merambat ke bangunan atau kendaraan lain,” kata Kapolsek Cisarua, Kompol Musimin, Rabu (11/3/2015) malam. Selain unit damkar, kata Musimin, 2 kendaraan alat berat dan 4 mobil derek juga diterjunkan ke lokasi untuk mengevakuasi kendaraan yang terbakar. Jalan Raya Puncak juga sempat ditutup karena kecelakaan dan proses evakuasi kedaraan yang terlibat kecelakaan.

Saat ini, petugas dari Polres Bogor, Polsek Cisarua, anggota BPBD Kabupaten Bogor serta masyarakat masih melakukan penanganan di lokasi kecelakaan. 2 Orang dikabarkan tewas dalam kecelakaan tersebut, sementara 4 lainnya mengalami luka-luka. Kompol Musimin mengatakan, kecelakaan terjadi ketika truk tanpa muatan tengah melaju dari arah Puncak menuju Bogor. “Diduga truk itu yang bertabrakan dengan mobil jenis sedan yang ada di depannya. Mobil sedan melaju dari bawah (Bogor menuju Puncak),” katanya.

Dua orang tewas dalam kecelakaan beruntun yang melibatkan 10 kendaraan di Jalan Raya Puncak, Cisarua, Bogor. Sementara 7 lainnya mengalami luka-luka.Salah satu korban tewas diketahui bernama Endang (42), merupakan seorang pemulung yang tengah melintas saat kejadian dan tertabrak salah satu kendaraan yang terlibat kecelakaan maut tersebut. Satu korban tewas lainnya bernama Fanny (36), merupakan pengendara Avanza yang juga terlibat dalam kecelakaan itu.

Adapun korban-korban luka dalam kecelakaan tersebut yakni Uam Saefulah asal Cianjur, Yayan Sobur asal Cianjur, Wili (36), Febi (29), Lay Susan, Dedi Supriatna dan Ahmad Subandi (19) asal Cianjur. Kapolsek Cisarua, Kompol Musimin mengatakan, semua korban luka sudah dievakuasi dan masih dalam perawatan medis di RSPG Cisarua, Bogor.

Kecelakaan beruntun yang melibatkan 10 kendaraan ini terjadi di Jalan Raya Puncak, Cisarua, Bogor, Rabu (11/3) malam. Kecelakaan ini melibatkan 2 truk kontainer, 1 mobil pikap, 1 Avanza B 1652 BZU dan 1 sedan. Salah satu truk meledak setelah menabrak 5 motor yang terparkir di depan ruko. Kecelakaan maut di Jalur Puncak tepatnya di pertigaan Citeko, Cisarua, Kabupaten Bogor telah selesai ditangani. Arus lalu lintas di lokasi kejadian sudah normal kembali.

“Sudah selesai ditangani dan dievakuasi,” ucap petugas call center NTMC Polri, Charlie, ketika dikonfirmasi, Kamis (12/3/2015). Jalan 2 jalur yang tadinya sempat diberlakukan sistem buka tutup telah dibuka kembali. Arus lalu lintas pun terpantau normal. “Sudah dibuka dan lalin sudah normal kembali,” kata Charlie. Sebelumnya, kecelakaan beruntun yang melibatkan 10 kendaraan terjadi di lokasi tersebut. Bahkan sebuah truk kontainer bermuatan besi sempat terbakar api. “Ada 10 kendaraan. Pertama 5 mobil; satu sedan, satu truk tanpa muatan dan satu tronton bermuatan besi, satu pikup satu avanza, kemudian 5 motor” kata Kapolsek Cisarua, Kompol Musimin, ketika dikonfirmasi Kamis (12/3) dini hari.

5 unit motor yang menjadi korban dalam kecelakaan tersebut, kata Kompol Musimin, merupakan motor yang tengah parkir di sebuah warnet yang ada di lokasi kejadian. “Jadi ketika kecelakaan, truk tronton pengangkut besi banting stir ke kiri, nabrak warnet, terus meledak,” jelas Kompol Musimin. Kecelakaan beruntun yang terjadi di Jalan Raya Puncak, Bogor, mengakibatkan 2 orang pengendara meninggal dunia. Sementara 4 orang lainnya mengalami luka-luka.

Kecelakaan hebat yang melibatkan 4 kendaraan bermotor terjadi di pertigaan Citeko, Cisarua, Kabupaten Bogor. Diketahui 2 orang meninggal dunia. “Informasinya 2 orang meninggal dunia dan 3 orang luka-luka,” ucap petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor bernama Dodi ketika dihubungi, Rabu (11/3/2015) malam. Namun Dodi belum tahu pasti identitas korban tersebut. Dia hanya mengatakan kemungkinan para korban tersebut dilarikan ke RS Ciawi, Kabupaten Bogor.

“Kemungkinan dievakuasi ke RS Ciawi karena lokasinya paling dekat. Informasi lebih lengkapnya belum jelas karena petugas masih di lapangan,” kata Dodi. Selain itu, Dodi juga mengatakan salah satu kendaraan terbakar. Petugas damkar pun langsung meluncur ke lokasi kejadian. “Informasinya ada kendaraan yang menabrak bangunan dan terbakar. 4 unit mobil damkar sudah berada di lokasi. Saat ini sudah berhasil dipadamkan, hanya tinggal evakuasi,” kata Dodi.

Sementara itu, informasi dari TMC Polda Metro Jaya, Rabu (11/3) malam, kendaraan yang terlibat kecelakaan itu adalah dua unit truk, 1 mobil pikap dan mobil Avanza putih bernopol B 1652 BZU. Mobil Avanza itu disebutkan mengalami ringsek parah di sisi kanannya dan nyaris tak berbentuk. Sementara satu truk terbakar di depan sebuah ruko di dekat pertigaan Citeko, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Akibat kecelakaan ini, arus lalu lintas ke arah Puncak sangat padat. Sementara sebagian warga berkumpul di lokasi kejadian.

Kecelakaan maut terjadi di jalur Puncak melibatkan truk kontainer dan mobil Avanza berwarna putih. Warga sekitar menjelaskan truk kontainer tersebut sempat terbakar setelah menabrak ruko. “Kejadian persisnya saya nggak tahu. Tapi truknya itu menabrak ruko,” kata warga bernama Ardi, Rabu (11/3/2015) malam.

Ardi menjelaskan, dirinya yang tinggal di dekat lokasi kejadian hendak menjemput istri. Saat melintasi tempat kejadian yang berada di depan sebuah kompleks ruko dekat pertigaan Citeko, Cisarua, Kabupaten Bogor, ia berhenti sejenak untuk mencari tahu apa yang terjadi. “Saya turun (ke arah Jakarta) naik motor, lalu ditunjukan truk terbakar. Saya turun itu jalanan sudah ditutup petugas polisi, ada alat berat dan ada ambulans,” ujar Ardi.

Lalu Ardi melihat mobil Avanza yang terlibat kecelakaan dengan nopol B 1652 BZU sudah tidak berbentuk. Ia mengabadikan mobil nahas itu menggunakan kamera ponselnya “Truknya mau dievakuasi. Di sisi kiri jalan itu, saya lihat Avanza putih ringsek. Ramai banget, banyak warga yang melihat dan polisi lalu lalang,” ucap Ardi.

Advertisements

Mitsubishi Outlander F 1547 KG Tabrak Taksi Di Thamrin Karena Langgar Lampu Merah


Kecelakaan terjadi di perempatan Jl Thamrin-Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (5/9/2014) dini hari ini. Sebuah Taksi Express diseruduk Mitsubishi Outlander yang melaju kencang dari arah Monas.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01. 35 WIB. Mitsubishi Outlander hitam nopol F 1547 KG nekat menerobos lampu merah. Sementara taksi dari arah Tanah Abang melaju perlahan.

Kecelakaan di perempatan itu pun tidak dapat dihindarkan. Saking kerasnya, bagian depan taksi bak tidak berbentuk. Bemper depan lepas dari dudukannya. Sopir yang diketahui bernama Suratman mengalami luka parah di bagian kiri kepala, diduga akibat benturan.

Bercak darah pun masih terlihat di bagian dalam taksi. Meski demikian Suratman masih dapat mengerakan badannya perlahan-lahan sembari menahan sakit. Suratman sendiri dilarikan ke RS Tarakan untuk pertolongan.

Sementara Outlander juga mengalami kerusakan di bagian depan. Apabila dibandingan dengan taksi yang diseruduknya, kerusakan di mobil tersebut tidak begitu parah.

Pasca kejadian, puluhan taksi express berkumpul di lokasi kejadian. Dua orang yang berada di Outlander diamankan petugas untuk dimintai keterangan.

3 Mobil Meledak dan Terbakar Di Bintaro Setelah Mobil Freed Tabrak Motor Dan Mencoba Kabur


Insiden 3 Mobil Terbakar di Bintaro1Polisi tengah menyelidiki kecelakaan di kawasan Jl Samratulangi, Bintaro Sektor 7, Tangsel. Polisi menduga ada kelalaian yang dilakukan pengemudi Freed. Setelah menabrak pemotor dia terus melaju kencang. “Freed melaju dari arah perumahan menteng Bintaro menuju Jl Samratulangi, namun pada saat mendahului sepeda motor yang ada di depannya terjadi benturan dengan motor tersebut. Kemudian pengemudi Honda Freed berusaha melaju terus kendaraannya,” imbuh Kasubit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Hindarsono, Selasa (12/8/2014).

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Kota Tangerang Komisaris Donni Eka Syaputra mengungkapkan pengendara Honda Freed putih B-1327-WKJ yang memicu kecelakaan beruntun di Jembatan Menteng Raya, Jalan Samratulangi, Sektor 7 Bintaro, Pondok Aren, Tangerang Selatan, bernama Ketut Irawan. Lelaki berusia, 50 tahun itu masih dirawat di sebuah rumah sakit di Bintaro. “Atas berbagai pertimbangan tempat dia dirawat tidak bisa diberitahukan,” ujarnya, Kamis, 14 Agustus 2014.

Polisi memastikan Ketut adalah pengendara Freed yang menyebabkan kecelakaan beruntun antara Honda Freed, Avanza, taksi, dan sebuah sepeda motor. Akibat kecelakaan itu, tujuh orang luka-luka dan empat kendaraan terbakar habis. Tapi, polisi belum bisa memeriksa pelaku karena kondisinya belum membaik.

“Menurut dokter rumah sakit tempatnya dirawat, kondisi pengemudi itu belum stabil sehingga belum diizinkan bertemu dan berbicara dengan pengemudi itu,” ujar Kepala Unit Lalu Lintas Polres Kota Tangerang Inspektur Satu Nurohman. Kata dokter, pengemudi Honda Freed itu masih meracau dan terguncang. Peristiwa nahas itu terjadi pada Selasa siang, 12 Agustus 2014, sekitar pukul 12.00 WIB. Berdasarkan hasil olah kejadian perkara, kata Nurochman, peristiwa kecelakaan yang melibatkan sejumlah kendaraan itu terjadi ketika Honda Freed dari arah perumahan Menteng melaju dengan kecepatan tinggi.

Ketika sampai di jembatan Menteng Raya, kendaraan itu menyenggol sepeda motor pedagang ikan. “Pemilik dan motornya jatuh, ikannya berhamburan di jalan,” kata Nurochman. Sebelum jatuh, sepeda motor pedagang ikan itu menabrak pengendara motor Mio hingga jatuh ke Sungai. Melihat pengendara jatuh, pengemudi ugal-ugalan itu bukannya berhenti malah memacu kendaraannya dengan kecepatan lebih tinggi menuju Jalan Samratulangi yang sedang padat kendaraan. Pengendara Honda Freed tidak bisa mengendalikan kendaraannya dan langsung menabrak Avanza yang sedang melaju berlahan. Mendapat hantaman kuat dari belakang, Avanza menabrak taksi oranye dan pengendara sepeda motor di depannya.

Seketika suasana menjadi ramai. Warga dan pengendara lain yang tak jauh dari lokasi langsung membantu pengemudi dan penumpang yang ada di dalam kendaraan yang bertabrakan tersebut. Sementara pengendara Honda Freed kabur dari lokasi. Ketika orang sibuk menolong penumpang yang terjebak di dalam kendaraan, asap dan api mengepul di salah satu kendaraan yang bertabrakan. Tak lama api membesar dan menyebar sampai melumat habis Honda Freed, Avanza, taksi, dan sebuah sepeda motor.

Insiden 3 Mobil Terbakar di Bintaro2Peristiwa ini menurut dia terjadi pukul 11.30 WIB di Jl Samratulangi dekat bank CIMB Niaga kelurahan Pondok Jaya, Kec. Pondok Aren. Usai menabrak dan menyeret motor, pengendara Freed terus melaju. “Dan pada saat melintas di Jl Pertigaan Samratulangi tiba-tiba dari arah Plaza Bintaro menuju Bintaro melaju dua sepeda motor tidak dikenal serta mobil Toyota Avanza dan terjadi benturan kedua kendaraan tersebut. Kemudian taksi yang ada dibelakang Toyota Avanza menghindarinya,” tuturnya.

“Setelah terjadi benturan tersebut ketiga mobil dan 1 buah motor terbakar. Korban di bawah ke RS Premier Bintaro untik mendapatkan pertolongan,” tambahnya. Tiga mobil yang terbakar di dekat Lotte Mart, Bintaro Sektor 7, Tangerang Selatan, sudah berhasil dipadamkan. Dua di antara tiga mobil itu pun hangus dan tak berbentuk. Saat ini mobil-mobil itu sudah mulai diderek.

Insiden 3 Mobil Terbakar di BintaroKondisi Toyota Avanza yang ditabrak Honda Freed itu sudah hangus. Bodi sebelah kiri mobil itu penyok dan menghancurkan pintu penumpang di sebelah kiri. Sementara kondisi di dalam mobil sudah hangus dan tak menyisakan apapun, Selasa (12/8/2014). Sementara itu, kondisi Honda Freed yang berada di belakang Avanza tak kalah parah. Kap depan mobil ringsek dan penyok. Freed itu juga terbakar parah dan tak menyisakan apapun.

Selain itu kondisi taksi yang ikut juga terbakar masih lebih mending dibanding kedua mobil itu. Bagian depan taksi berwarna oranye itu masih terlihat meski bagian dalam mobil hangus terbakar. Lokasi kejadian itu masih digarispolisi berwarna kuning. Aspal di sekitar lokasi juga hangus akibat api yang membakar 3 mobil itu. Akibat kejadian ini, kondisi arus lalu lintas di sekitar lokasi mengalami kemacetan. Para warga pun masih berada di sekitar lokasi untuk mengabadikan kejadian itu.

Insiden 3 Mobil Terbakar di Bintaro3Seorang pemotor tercebur ke sungai saat terjadi kecelakaan yang menyebabkan 3 mobil terbakar di Bintaro Sektor 7, Tangerang Selatan. Untungnya pengendara motor ini selamat. “Ada warga yang menyelamatkan pemotor yang masuk ke kali di lokasi kecelakaan itu,” kata saksi Stephen, Selasa (12/8/2014). Stephen melihat masih ada helm pemotor di kali yang terletak di bawah jembatan Taman Menteng, Bintaro Sektor 7 itu. “Kayaknya pemotornya kesenggol sehingga masuk ke kali,” katanya.

Mobil yang terbakar adalah Honda Freed, Avanza dan taksi. Ceritanya, Freed yang berlari kencang di tengah jalan menabrak dan menyeret motor. Percikan api muncul kala mobil menyeret motor. Hingga kemudian Freed berhenti setelah menabrak Avanza. Api yang memercik berkobar. Taksi yang ada di dekat kedua mobil itu turut jadi korban kebakaran. Ledakan di 3 mobil yang dilalap si jago merah terdengar keras.

“Jadi ada pengendara Freed memacu kencang kendaraan dari arah Restoran Sampireun menuju pertigaan Lotte Mart,” kata salah seorang saksi yang berada 50 meter dari TKP, Efrizal. Motor yang masuk kali itu diduga bukan motor yang terseret Freed tersebut. Sopir Freed yang memicu kecelakaan, terbakar dan meledaknya tiga kendaraan di pertigaan Lotte Mart di Bintaro Sektor 7, Tangsel, tampak shock. Banyak saksi yang melihat, kecelakaan itu dipicu kendaraan yang dikemudikannya melaju kencang.

Insiden 3 Mobil Terbakar di Bintar4Menurut saksi Efrizal saat dikonfirmasi, Selasa (12/8/2014) siang, awalnya Freed menabrak sebuah motor bebek. Saat itu Freed bukannya berhenti malah kabur dan terus melaju kencang dari arah rumah makan Sampireun menuju pertigaan Lotte Mart. Kemudian saat tiba di pertigaan menabrak Avanza, diduga motor yang terseret Freed tangki bensinnya meledak dan apinya merembet hingga mobil terbakar. Selain motor tersebut, mobil yang terbakar adalah Freed, Avanza dan taksi yang kebetulan ada di dekatnya. Ledakan keras terdengar sampai 4 kali.

“Sebelum api membesar, sopir Freed usia 50-an sepertinya, keluar dari mobil. Dia kayak shock dan bingung gitu, kemudian dievakuasi,” jelas Efrizal yang juga engineering project di proyek perumahan di Bintaro. Tak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini, hanya pengendara motor mengalami luka-luka. Baik sopir Freed, Avanza, hingga taksi yang sedang parkir dan ikut jadi korban sudah diamankan. “Sekarang sih sepertinya dibawa ke rumah sakit, semua diperiksa. Sekarang sudah ada polisi di lokasi,” tutur Efrizal.

Tiga mobil terbakar setelah dua di antaranya bertabrakan di jembatan Taman Menteng, Bintaro Sektor 7, Tangerang Selatan. Kobaran api menghanguskan tiga mobil itu. Yudha, seorang pekerja di kawasan itu, mengirimkan foto tentang insiden tersebut, Selasa (12/8/2014). Terlihat kobaran asap sangat tebal. Ada tiga mobil yang terbakar yaitu Avanza dan Honda Freed. Sedangkan taksi oranye yang ada di dekat dua mobil itu juga tersambar api.

Pengendara di sekitar lokasi banyak yang berhenti untuk melihat kebakaran dahsyat itu. Tak ada satu pun kendaraan yang berani melintas di dekat mobil-mobil malang ini. Belum diketahui juga nasib para pengendaranya.

Pasturi Yang Lagi Berdiri Di Halte Bus Baung Tewas Ditabrak Mobil Suzuki Carry B 9920 HU


Mengemudikan mobil ternyata sangat berbahaya dan kali ini memakan korban jiwa suami istri yang terbunuh. Suzuki Carry pengangkut buat menabrak dua orang diduga suami istri hingga meninggal dunia di depan Halte Baung, Jalan TB.Simatupang, RT 10/2, Kel. Kebagusan, Kec. Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (28/7) pagi. Berdasarkan keterangan saksi di tempat kejadian, korban sedang berdiri di depan Jalan Baung 2 menuju arah Jalan TB.Simatupang. Namun datang tiba-tiba mobil Suzuki Carry biru B.9920 HU, langsung menabrak korban hingga terserat beberapa meter ke halte.

“Pengendara carry menabrak korban saat sedang berdiri depan gang tubuh korban terseret mobil beberapa meter hingga laju mobil itu sendiri akhirnya berhenti setelah menabrak trotoar dan tidak bisa maju lagi,”ujar Agus Sugiono,54, warga sekitar. Peristiwa yang diketahui sekitar pukul 05:30 itu, diduga pasangan suami istri tanpa identitas akan pergi ke pasar. “Perangkat RT setempat sudah melihat wajah korban namun bukan warga sekitar. Pada tubuh korban tidak ditemukan kartu identitas,”katanya.

Pada saat itu juga, si sopir langsung diamankan satpam perkantoran untuk tidak diamuk massa yang mengira sang supir ingin terus kabur hingga menabrak trotoar. “Kami duga sopir asyik bermain HP, entah mengirim SMS atau menelpon sehingga tidak bisa mengendalikan laju mobil. Di lokasi median jalan lebar, tapi kenapa mobil tersebut bisa oleng ke pinggir jalan sampai menyambar korban,”ungkapnya.

Sementara itu pantauan Pos Kota di lokasi kejadian, jasad laki-laki paruh baya wajahnya sudah tidak dapat dikenali karena sudah hancur. Sedang untuk ciri-ciri pakaian yang digunakan mengenakan celana pendek coklat dan kemeja lengan panjang coklat. Sedangkan di tangan kirinya mengenakan cincin batu akik berwarna coklat di jari manis dan rambut pendek. Sedangkan untuk wanita berusia sekitar 40 tahun, berambut pendek, mengenakan kaos biru dongker, dan rok panjang biru terang.

Jasad korban serta mobil Suzuki Carry berserta pengemudi sudah dibawa unit Laka Lantas Polres Jakarta Selatan. Identitas korban tabrak Suzuki Futura di Jalan Raya TB Simatupang tepatnya Gedung GKW Grand Tower, Jagkarsa, Jakarta Selatan, akhirnya diketahui setelah keluarga korban mendatangi ruang jenazah RS Fatmawati, Minggu (27/7) tadi pagi.

Kedua korban pasangan suami-istri (pasutri) diketahui bernama Sardi,59 dan Saliyem, 58, warga Jalan Assakinah RT 01/02 Kel. Kebagusan, Kec. Pasar Minggu, Jaksel. Sebelumnya kedua korban pasutri tidak diketahui identitasnya oleh petugas Unit Laka Lantas,Polres Jaksel. Keduanya kini berada di RS Fatmawati.

“Rencanannya korban divisum dahulu dan dimandikan dan dibawa ke rumah duka,” kata satu petugas. Kecelakaan tersebut terjadi sekira pk. 04:45 subuh. Sementara itu Kasat Lantas Polres Jaksel, AKBP Sutimin, menjelaskan kendaraan Suzuki Futura Pickup bernopol B 9920 HU yang dikemudikan Nugroho Supriantoro, 22, yang sempat mengalami luka juga di bagian kepala setelah menabrak pasutri yang hendak menunggu di Halte Bus.

“Kami masih selidiki penyebabnya, saat ini pengemudi mobil dirawat di RS Fatmawati mengalami luka dibagian kepala,” kata AKBP Sutimin.

Mobil Hyundai B 1597 TOA Tabrak Pengemudi Motor Hingga Tewas Di Klender


Akibat melawan arus lalu lintas, seorang pengendara sepeda motor bernomor polisi B 3806 TLS tewas mengenaskan. Ia bertabrakan dengan mobil sedan bernopol B 1597 TOA di Jl I Gusti Ngurah Rai, Buaran, Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (13/5/2014). Kanit Laka Lantas Jakarta Timur AKP Agung Budi Leksono mengatakan, mobil yang menabrak pengendara motor bernama Muhammad (74) dirusak dan nyaris dibakar.

Agung menjelaskan, kecelakaan itu terjadi saat Muhammad ingin menyeberangi rel kereta api di dekat Stasiun Klender Lama dengan berjalan melawan arus. Dari arah Jatinegara menuju Pondok Kopi melaju kencang sedan yang dikemudikan Austin Aditya (21), warga Cipinang Jaya RT 09/07 Cipinang Besar Selatan, Jatinegara. “Kecelakaan tak dapat dihindari. Mobil Hyundai silver itu menabrak pengendara motor Scoopy warna coklat,” kata Agung.

Menurutnya, korban meregang nyawa di lokasi kejadian dengan luka pendarahan hebat di bagian kepala. Warga dan pengendara motor yang melintas pun tersulut emosi karena merasa pengemudi mobil sengaja menabrak motor yang melawan arus karena merasa benar. Massa langsung merusak mobil dan menghakimi pengendara mobil tersebut. Korban selanjutnya dibawa ke RSCM untuk kepentingan otopsi, sedangkan pelaku bersama mobilnya langsung dibawa ke Unit Laka Lantas Jakarta Timur

Toyota Alphard S 1771 NG Tabrak Balita Hingga Tewas Di Lobi Bandara Juanda Surabaya


Toyota Alphard hitam bernopol S 1771 NG menabrak anak berusia tiga tahun sehingga tewas, di lobi Terminal 2 Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Selasa (13/5/2014). Berikut ini kronologi yang disampaikan Kepala Satlantas Polrestabes Surabaya AKP Tommy Ferdiyan.

Sebelum nyelonong ke lantai lobi Terminal 2 Juanda, mobil sempat menurunkan penumpang di gerbang kedatangan. “Usai menurunkan penumpang, sopir lalu menancap gas. Diduga, setir masih di posisi condong ke kiri,” katanya di lokasi kejadian. Mobil pun naik ke lantai lobi dan menabrak tiang gedung, yang di situ terdapat korban, Muhammad Rafi (3), dan ibunya, Mina (20), serta beberapa orang lainnya. Setelah menabrak tiang gedung, mobil terus melaju ke arah kiri dan menabrak tembok di samping gerbang kedatangan.

“Korban balita sempat terseret mobil, sebelum mobil menabrak tembok,” tambahnya. Korban yang diketahui sebagai warga Desa Ten Timur, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, itu lalu dilarikan ke rumah sakit terdekat, tetapi tidak tertolong. Sementara itu, ibu korban dilarikan ke rumah sakit, dengan luka di kakinya. Sebuah mobil Toyota Alphard berwarna hitam nyelonong masuk ke lobi Terminal 2 (T2) Bandara Internasional Juanda Surabaya, Selasa (13/5/2014). Mobil bernomor polisi S 1771 NG itu menabrak seorang balita berusia tiga tahun hingga tewas.

Menurut Imam, salah seorang petugas keamanan PT Angkasa Pura I Juanda yang menjadi saksi mata, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. “Kejadian berlangsung begitu cepat, korban balita langsung dilarikan di Rumah Sakit Lanudal Juanda,” katanya.

Selain menabrak balita, mobil Alphard itu juga menabrak ibu dari balita tersebut dan beberapa orang di sekitarnya. Akibatnya, si ibu dikabarkan patah tulang, sedangkan sejumlah orang lainnya mengalami luka-luka. Hingga saat ini, mobil tersebut masih berada di lobi Terminal 2 Juanda, tepat di depan gerbang kedatangan. Sejumlah anggota polisi dari Satlantas Polres Sidoarjo terlihat masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Meski di sekitarnya telah dipasangi garis polisi, lokasi kejadian dibanjiri penumpang dan karyawan bandara yang ingin melihat langsung mobil maut tersebut.

Ugal Ugalan Nissan X-Trail B 1124 SRT Tabrak Mobil dan Motor Di Bintaro


2 Orang tewas akibat tabrakan antara Nissan X-Trail dan Daihatsu Luxio di Jl Bintaro Utama, Pondok Aren, Tangsel, semalam. Kecelakaan ini diduga karena X-Trail kehilangan kendali sehingga menabrak Luxio dan motor. “Mobil X-Trail kehilangan kendali sehingga menyebabkan kecelakaan,” kata Kanit Laka Lantas Polres Tangerang Kabupaten Iptu Nurohman Jumat (9/5/2014).

Nurohman mengatakan, kecelakaan ini terjadi pada Kamis (8/5/2014) sekitar pukul 20.15 WIB. Saat itu X-Trail bernopol B 1124 SRT yang dikemudikan Irwan Girana sedang melintas di depan lampu merah Indomobil di Jl Bintaro Utama, Pondok Aren. “Tiba-tiba saja mobil ini kehilangan kendali kemudian loncat ke ruas jalan yang ada di sebelahnya,” kata Nurohman.

Setelah melompat mobil ini kemudian menabrak Luxio bernopol B 1200 WFM yang dikemudian Ade Ikhwan Setiawan. Kemudian Luxio yang ditabrak X-Trail ini menabrak motor Honda Beat B 6377 VEM yang dikemudian Heru. “Saat tabrakan X-Trail itu sempat terbalik kemudian kembali lagi ke posisi semula,” katanya.

Akibat kecelakaan ini pengemudi X-Trail Irwan Girana dan penumpang Luxio Siti Solemah meninggal dunia. Sedangkan sopir Luxio dan pengemudi Honda Beat menderita luka-luka. “Korban kecelakaan dibawa ke RS Premier Bintaro, sedangkan kendaraan yang terlibat kecelakaan dibawa ke Polsek Pondok Aren,” ujar Nurohman.